Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) memastikan stok dan keamanan pangan menjelang dan selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
"Kita ingin memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa pertama, stok makanan memang tersedia di DKI Jakarta," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat melakukan pengawasan keamanan pangan segar di Tip Top Pondok Bambu, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu.
Dia menyebutkan pengawasan itu rutin dilakukan untuk memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa stok bahan pangan aman dan mencukupi, serta layak dikonsumsi selama momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
"Ini pengawasan rutin, tapi hari ini kita laksanakan dalam rangka kesiapan perayaan Natal dan Tahun Baru," ujar Munjirin.
Selain memastikan ketersediaan stok, Pemkot Jakarta Timur juga melakukan pengawasan yang difokuskan pada aspek keamanan pangan.
Dari hasil pengambilan sampel di tiga supermarket, seluruh produk yang diuji dinyatakan aman untuk dikonsumsi.
"Terkait keamanan pangan, setelah kita ambil sampling dari tiga supermarket, ada 21 jenis produk pertanian dan enam jenis produk peternakan yang kita tes. Alhamdulillah, semuanya negatif," jelas Munjirin.
Dengan hasil tersebut, dia meminta masyarakat agar tidak khawatir dalam membeli dan mengonsumsi bahan pangan, khususnya di supermarket yang telah dilakukan pengawasan.
"Artinya, faktor keamanan masyarakat untuk mengonsumsi dan membeli makanan di sini relatif terjamin," ucap Munjirin.
Baca juga: KPKP Jaktim gencarkan edukasi pedagang dan warga soal keamanan pangan
Tiga lokasi yang menjadi sasaran pengawasan, yakni Tip Top Duren Sawit, Farmers Market, serta Superindo yang berlokasi di kawasan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Komoditi peternakan yang diambil sampelnya, yakni daging ayam dan sapi. Sedangkan komoditi pertanian, antara lain anggur, apel merah, beras, cabai merah keriting, cabai rawit merah/gila, nangka muda, kacang panjang, sawi hijau, sawi putih, tomat, dan kembang kol.
Pengawasan pangan turut melibatkan personel gabungan dari unsur Suku Dinas Kesehatan, Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM), Suku Dinas Perhubungan, Satuan Polisi pamong Praja (Satpol PP), aparatur kelurahan dan kecamatan, Polda Metro Jaya, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) DKI Jakarta dan sejumlah unsur terkait lainnya.
Selain itu, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur juga berkoordinasi intensif dengan Perumda Pasar Jaya, terutama kepada pengelola masing-masing pasar agar mereka ikut melakukan pengawasan pangan.
Dinas KPKP DKI Jakarta secara aktif melakukan pemantauan ke sentra-sentra sayuran dan peternakan di luar kota dengan didampingi oleh Suku Dinas KPKP setempat.
Baca juga: KPKP Jaktim rutin awasi keamanan pangan di enam pasar tradisional
Baca juga: Pasar Tumbuh di Jaktim perkuat ketahanan pangan keluarga
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.