Kota Padang (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar berpesan kepada ribuan mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat tentang aspek pemberdayaan bagi masyarakat di lokasi terdampak bencana.
"Salah satu misi saya adalah agar semua mahasiswa sejak dini memberi dan menerima masukan tentang pemberdayaan," kata dia di Kota Padang, Rabu.
Dia mengatakan hal tersebut saat memberikan pembekalan kepada 3.000 mahasiswa KKN UNP yang akan mengikuti program tersebut selama 40 hari ke depan di sejumlah lokasi bencana.
Ia menjelaskan aspek pemberdayaan yang dimaksud ialah melahirkan suatu gagasan dan solusi atas berbagai permasalahan di lokasi bencana, termasuk pengentasan kemiskinan.
Baca juga: Percepat penanganan bencana, Menko PM distribusi logistik ke Gayo Lues
Hal ini dinilai penting mengingat dampak bencana hidrometeorologi yang melanda tiga provinsi di Sumatra, termasuk Sumbar, tidak hanya merenggut korban jiwa dan meluluhlantakkan pembangunan, namun juga merusak mata pencaharian masyarakat.
Muhaimin Iskandar optimistis aspek pemberdayaan bisa menjadi fondasi utama masyarakat untuk segera keluar dari kondisi saat ini, termasuk keluar dari garis kemiskinan.
"Sebagai sebuah bangsa kita harus kuat dan kokoh di atas kaki sendiri, dan itu diawali dari pemberdayaan," ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia menyinggung sebagai perguruan tinggi, UNP memiliki rekam jejak yang mumpuni dalam hal kemajuan pendidikan. Hal itu dinilai bisa menjadi landasan utama para mahasiswa KKN menjalankan program pemberdayaan.
"UNP memiliki orientasi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang kuat dengan pendidikan yang menjadi pijakannya. Saya berharap selalu berorientasi pada pemberdayaan," ujar dia.
Baca juga: Menko PM bekali mahasiswa KKN UNP di tengah situasi bencana
Baca juga: Pemerintah bakal rehabilitasi UMKM dan koperasi pascatanggap darurat
Baca juga: Soal bantuan dari luar negeri, Muhaimin Iskandar: Kita masih kuat
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.