Jakarta (ANTARA) - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mendukung program Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat pengelolaan sampah di tingkat masyarakat sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendorong pengurangan sampah dari sumbernya.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) klaster persampahan dengan menyalurkan bantuan berupa dua unit gerobak motor listrik, lima unit gerobak sampah, serta tiga set tempat sampah pilah.

"Bantuan alat pengelolaan sampah ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial kami, khususnya untuk planet dan masyarakat. Harapannya, fasilitas ini dapat membantu mengatasi permasalahan sampah yang berdampak langsung pada lingkungan,” kata Direktur Utama BRI Finance Wahyudi Darmawan saat menyerahkan bantuan kepada Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pengelolaan sampah yang lebih baik, terutama sampah plastik, dapat berkontribusi besar dalam menjaga kelestarian lingkungan. BRI Finance secara konsisten menjalankan program TJSL setiap tahun dengan fokus yang berbeda-beda, mulai dari isu lingkungan, sosial, hingga pendidikan.

"Tahun lalu kami melaksanakan uji emisi gratis, tahun ini fokus pada pengelolaan sampah. Ke depan, kami akan melihat isu-isu lain yang relevan untuk terus kami dukung," ujarnya.

Sebagai bagian dari program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) klaster persampahan, BRI Finance juga menyalurkan bantuan serupa ke sejumlah RT dan RW di Jakarta, antara lain ke RW Sidarling Duren Sawit, RW 5 Pegadungan Jakarta Barat, RW 17 Klender Jakarta Timur, serta RW 7 Johar Baru Jakarta Pusat.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto menegaskan bahwa pengelolaan sampah dari sumbernya menjadi langkah strategis untuk mengurangi beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang saat ini telah memasuki kondisi kritis.

Pewarta: Subagyo
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.