Teheran (ANTARA) - Iran dan Rusia pada Selasa (16/12) menegaskan kembali komitmen mereka untuk mempercepat penyelasaian jalur transportasi internasional yang menghubungkan Asia selatan ke Eropa utara, demikian dilaporkan Kantor Berita IRNA, milik Pemerintah Iran.

Dalam sebuah pertemuan di ibu kota Iran, Teheran, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani dan Wakil Perdana Menteri Rusia untuk Bidang Transportasi Vitaly Savelyev bertukar pandangan mengenai penyelesaian proyek Koridor Transportasi Utara-Selatan Internasional (International North-South Transport Corridor/INSTC), papar laporan tersebut.

Larijani menyoroti kesiapan Iran untuk mengimplementasikan proyek itu, seraya menambahkan bahwa negaranya akan menghapus berbagai hambatan eksekutif dan institusional yang ada dalam waktu dekat serta memberlakukan perjanjian yang diperlukan untuk mengonsolidasikan secara hukum maupun administratif pengimplementasian proyek tersebut.

Dalam kesempatan itu, Savelyev menyambut baik pendekatan tegas Iran dan menyatakan kesiapan Moskow untuk memajukan proyek tersebut ke tahap operasional.

Kedua belah pihak menekankan bahwa INSTC merupakan bagian dari strategi bersama negara mereka untuk mengonsolidasikan kerja sama bilateral yang berkelanjutan dan membangun rute konektivitas regional yang independen.

Pada Juli 2023, Iran dan Rusia menandatangani kontrak pelaksanaan (executory contract) untuk pembangunan jalur kereta di dalam wilayah Iran sebagai bagian dari INSTC. Jalur kereta sepanjang 162 kilometer itu akan menghubungkan kota Rasht dan Astara di Iran utara setelah selesai dibangun.

Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.