Inspirasi Danilla saat bermusik

Inspirasi Danilla saat bermusik

Danilla di konferensi pers Jazz Goes to Campus ke-38 di Universitas Indonesia, Depok, Minggu (29/11/2015) (ANTARA News/Nanien Yuniar)

Musik adalah ruang di mana saya bisa mengeluarkan ekspresi sekaligus mengontrol ego."
Jakarta (ANTARA News) -  Danilla Jelita Poetri Riyadi yang lebih dikenal dengan nama depannya mengungkapkan inspirasinya saat bermusik berasal dari kisah-kisah ringan dalam keseharian. 

Penyanyi yang debut lewat album "Telisik" tahun lalu itu juga mengambil inspirasi dari kisah orang lain, seperti Junko Furuta, gadis Jepang yang menjemput ajal akibat siksaan kejam.

"Itu adalah cerita tragis, lewat lagu, pendengar harus tahu bahwa saya memperhatikan Junko," ujar Danilla dalam konferensi pers Jazz Goes to Campus di Universitas Indonesia, Depok, Minggu (29/11) malam.

Dara kelahiran 12 Februari 1990 ini untuk pertama kalinya tampil di gelaran jazz yang telah berlangsung untuk ke-38 kalinya. Seraya berseloroh, penyanyi bersuara alto ini mengatakan dirinya serasa kembali muda karena tampil di kampus yang dipenuhi para mahasiswa.

"Mengenang masa di kampus," ucap keponakan Dian Pramana Putra itu.

Bagi putri penyanyi jazz Ika Ratih Poespa, musik adalah ruang di mana ia bisa menyeimbangkan diri. Dalam menampilkan sebuah lagu, ada momen ketika dia harus mengeluarkan seluruh ekspresi, ada juga momen ketika dia harus menahan diri.

"Musik adalah ruang di mana saya bisa mengeluarkan ekspresi sekaligus mengontrol ego," ujarnya.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Danilla pemeran Asty dalam film Pretty Boys

Komentar