Jakarta (ANTARA) - Pemerintah memastikan bahwa penanganan bencana alam dan proses rehabilitasi di sejumlah daerah tidak akan menghambat pelaksanaan program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto pada 2026.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

"Insya Allah tidak, karena Bapak Presiden telah melakukan banyak penghematan dari depan. Ada efisiensi," kata Qodari.

Ia menjelaskan pemerintah juga memiliki sumber pendanaan lain yang diperoleh melalui penegakan hukum.

Adapun sumber-sumber tersebut berasal dari penataan kebun sawit, pencegahan penyelundupan, hingga sektor pertambangan.

Menurut Qodari, langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga kesinambungan pembiayaan program prioritas, sehingga agenda pembangunan tetap berjalan meski dihadapkan pada kebutuhan penanganan bencana.

"Ada sumber-sumber pendanaan yang didapatkan melalui kegiatan penegakan hukum yang semua kita ketahui baik itu untuk penataan kebun sawit maupun mencegah penyelundupan maupun untuk nanti tambang," ujar Qodari.

Baca juga: Presiden Prabowo berencana kembali lokasi bencana jelang Tahun Baru

Ia juga mengungkap bahwa Presiden Prabowo Subianto direncanakan menyambut malam pergantian tahun di daerah terdampak bencana di Aceh. Prabowo akan menghabiskan malam tahun baru 2026 bersama masyarakat terdampak bencana.

Presiden Prabowo, kata Qodari, akan mengunjungi Kabupaten Bener Meriah, Aceh yang merupakan salah satu daerah terdampak parah saat banjir bandang dan longsor.

"Tidak secara spesifik tadi bicara mengenai kegiatan di Aceh. Tapi kita mendengar bahwa beliau akan berencana ke Aceh," imbuhnya.

Baca juga: Prabowo: Di tengah perayaan Natal, hati kita tertuju kepada Sumatera

Baca juga: KSP: Presiden puas dengan capaian program prioritas pemerintah 2025

Baca juga: Refleksi 2025 dan capaian Asta Cita pemerintahan Prabowo

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia / Genta Tenri Mawangi
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.