Jakarta (ANTARA) - PT Asuransi BRI Life berkolaborasi dengan BRI Research Institute memperkuat kapasitas perajin eceng gondok di kawasan Waduk Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, melalui pelatihan, pendampingan, serta penguatan sarana produksi dan pemasaran.
Hal ini dilakukan melalui program Pemberdayaan UMKM Bersama BRILife Tahap II. Di samping, penguatan kapasitas UMKM, program juga sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan waduk dari pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali.
"Melalui program Pemberdayaan Bersama BRILife Tahap II, kami ingin mendorong UMKM eceng gondok agar memiliki kapasitas produksi yang lebih baik, inovasi produk yang mengikuti tren pasar, serta pengelolaan keuangan dan pemasaran yang lebih profesional," kata Kadiv Corporate Secretary BRI Life Ade Nasution dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis.
Kegiatan pemberdayaan ini menyasar perajin eceng gondok yang mayoritas dikelola oleh perempuan dan bermukim di sekitar Waduk Rawa Pening.
Sebanyak 30 pelaku UMKM mengikuti rangkaian program yang dilaksanakan selama periode Oktober hingga Desember 2025, mencakup tahapan pelatihan, pembentukan dan penguatan rumah produksi, serta pendampingan usaha secara luring dan daring.
Seluruh kegiatan dilaksanakan di kawasan Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memanfaatkan fasilitas rumah produksi dan lokasi pelatihan yang telah disepakati bersama para pemangku kepentingan setempat.
Rangkaian pelatihan dilaksanakan dalam tiga sesi utama. Pelatihan pertama pada 29 Oktober 2025 berfokus pada pemahaman tren pasar dan inovasi produk, termasuk praktik teknik decoupage untuk meningkatkan nilai estetika dan nilai jual produk eceng gondok.
Pelatihan kedua pada 20 November 2025 mengangkat materi pencatatan keuangan digital dan strategi pemasaran digital guna mendorong UMKM mengelola usaha secara lebih transparan dan memperluas jangkauan pasar.
Sementara itu, pelatihan ketiga pada 19 Desember 2025 memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mendukung pengembangan konten promosi, inovasi produk, dan efisiensi usaha.
Selain pelatihan, program ini juga mencakup peresmian rumah produksi UMKM eceng gondok Waduk Rawa Pening yang menjadi sarana bersama bagi pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.
Kegiatan peresmian turut dihadiri oleh Sri Retno Widayati selaku Kepala Bidang Usaha Mikro dan Perindustrian Kabupaten Semarang, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan UMKM berbasis potensi lokal.
Kehadiran rumah produksi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja, konsistensi kualitas produk, serta memperkuat kolaborasi antar-perajin eceng gondok di kawasan Rawa Pening.
Koordinator pelaku UMKM eceng gondok Rawa Pening Firman Setyaji menyampaikan apresiasinya atas program pemberdayaan yang dilaksanakan oleh BRILife dan BRI Research Institute.
Ia berharap program ini dapat menjadi titik awal bagi UMKM untuk bergerak lebih maju, meningkatkan pendapatan, serta memperluas pasar produk kerajinan eceng gondok.
"Program ini memberi kami harapan baru untuk mengembangkan usaha secara lebih terarah dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi menjaga lingkungan Waduk Rawa Pening," ujar Firman.
Melalui program Pemberdayaan Bersama BRILife Tahap II, BRILife dan BRI Research Institute menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan UMKM lokal berbasis potensi lingkungan.
Program ini diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan serta dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Baca juga: BRI Life bantu UMKM Sleman olah tepung singkong perkuat nilai tambah
Baca juga: BRI Life Raih Penghargaan di Ajang 6th Anniversary Indonesia BUMN Awards 2024
Baca juga: BRI dan BRI Life luncurkan produk layanan Asuransi Kirana Plus
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.