Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar 8-30 knot
Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar waspada potensi terjadinya hujan di kawasan pegunungan Sumatera Utara yang dapat menyebabkan banjir dan longsor pada Sabtu (10/1).
"Waspadai hujan ringan hingga sedang yang terjadi dalam waktu lama di kawasan pegunungan, pantai timur, lereng timur, lereng barat dan pantai barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor," kata Prakirawan BBMKG Wilayah I, Budi Hutaosit di Medan, Jumat.
Secara umum cuaca di Sumatera Utara pada Sabtu (10/1) pagi, rata-rata berawan dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan di sebagian wilayah Sumatera utara seperti di Asahan, Batubara, Deli Serdang, Kepulauan Nias, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Padangsidimpuan, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padanglawas Utara, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara.
Demikian juga pada siang hingga sore hari juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, terutama di kawasan Tapanuli Utara dan sekitarnya.
Baca juga: Bupati Bangka Tengah imbau warga waspadai cuaca ekstrem
Serta pada malam hari masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hampir merata di seluruh wilayah Sumatera Utara dan pada dini hari rata rata berawan dan berpotensi hujan ringan Mandailing Natal, Padang Lawas, dan Tapanuli Selatan.
Suhu udara rata-rata 13 hingga 32 derajat celcius, kelembaban udara 68 hingga 98 persen dan angin bertiup dari selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3 hingga 8 km per jam.
Sebelumnya prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Rizki Fadhillah mengatakan Siklon Tropis Jenna (18.0°LS, 92.4°BT) di Samudera Hindia barat daya Banten memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di perairan Indonesia.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar 8-30 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan angin berkisar 6-25 knot.
Baca juga: Kemlu imbau WNI di Belanda waspada cuaca ekstrem
Sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi dilanda gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter.
Gelombang tinggi tersebut dapat terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, perairan timur Sumatera Utara, Perairan Kepulauan Batu dan Samudera Hindia barat Kepulauan Nias.
Baca juga: 693 warga sejumlah kampung mengungsi pascabanjir bandang di Pulau Siau
Pewarta: Juraidi
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.