Jakarta (ANTARA) - Karolina Muchova mengakhiri rentetan kemenangan 13 pertandingan Elena Rybakina, mengalahkan mantan juara Wimbledon itu dengan 6-2, 2-6, 6-4 di Pat Rafter Arena, Jumat, untuk berjumpa dengan Aryna Sabalenka pada semifinal Brisbane International.

"Saya senang bisa bermain lagi, berada di sini," kata Muchova setelah pertandingan, dikutip dari WTA.

"Saya absen beberapa tahun di Australia karena cedera, jadi sangat menyenangkan bisa berada di sini dan menikmati bermain bersama tim dan teman-teman saya di sini."

Dengan kemenangan tersebut, Muchova memastikan tempat di semifinal melawan Sabalenka yang mengalahkan Madison Keys 6-3, 6-3 beberapa jam kemudian untuk mengamankan tempatnya di babak empat besar ajang WTA 500 tersebut.

Keberhasilan Muchova tersebut menandai penampilan semifinal WTA Tour pertamanya sejak Februari lalu di Dubai.

Petenis Ceko itu telah lama dihantui cedera, tetapi dengan kondisinya saat ini ia mampu menyulitkan lawan.

Muchova memulai serangannya sejak awal, mendapatkan dua break point -- yang pertama dari 11 break point yang akan ia hasilkan sepanjang pertandingan -- pada gim pembuka.

Rybakina lolos dari situasi sulit dengan servis, tetapi kemudian servisnya goyah pada kedudukan 2-2 ketika kesalahan ganda pada break point memberi Muchova keunggulan 3-2.

Keunggulan itu berlanjut hingga tiga gim setelahnya. Petenis berusia 29 tahun itu menutup set pertama dalam 35 menit dengan bermain tenis yang sabar dan disiplin.

Baca juga: Rybakina kalahkan Sabalenka untuk raih gelar WTA Finals

Menurut catatan WTA, dia menyelesaikan set pertama hanya dengan lima kesalahan sendiri dibandingkan dengan 18 kesalahan Rybakina.

Rybakina membalikkan keadaan di set kedua untuk memaksa set penentu, yang berlangsung ketat pada delapan gim pertama.

Namun, Muchova mengambil alih kendali dengan break point untuk unggul 5-4, kemudian menyelesaikan pertandingan dengan servisnya, mengamankan kemenangan dengan pukulan forehand winner.

Sementara itu, Sabalenka tidak dalam performa terbaiknya ketika berhadapan dengan Keys. Namun, ia menampilkan kekuatan di forehand, backhand, dan servis pertama.

Meskipun Keys mengerahkan segala upaya, Sabalenka tak gentar. Setelah Keys mempertahankan servisnya untuk unggul 3-2, Sabalenka merespons dengan memenangi empat gim berturut-turut untuk merebut set pertama.

Di set kedua, Keys tampak mengurangi agresivitasnya setelah tujuh kesalahan ganda yang merugikan di set pertama, tepat ketika Sabalenka memutuskan untuk meningkatkan agresivitasnya.

Sabalenka melepaskan lima ace setelah tidak mencetak satu pun di set pertama untuk unggul 3-1.

"Saya mencoba memberikan tekanan sebanyak mungkin pada servisnya," kata Sabalenka dalam wawancara di lapangan.

"Hanya itu yang saya pikirkan, dan saya rasa saya melakukannya dengan baik. Saya memberikan tekanan balik yang begitu besar padanya karena ya, dia agresif, tetapi kemudian saya mencoba membalasnya dengan kecepatan itu."

Namun, Keys terus berjuang, membalas dengan mematahkan servis lawan untuk skor 2-3 dan tetap bersaing dengan beberapa pukulan winner miliknya sendiri.

Ia sebenarnya mencetak lebih banyak winner daripada Sabalenka -- 25 berbanding 20 -- tetapi servisnya yang rentan memungkinkan Sabalenka melaju ke semifinal untuk menghadapi Muchova.

Baca juga: Sabalenka raih gelar US Open kedua berturut-turut

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.