Sao Paulo (ANTARA) - Brazil dan Meksiko pada Kamis (8/1) bersama-sama mengecam serangan militer terbaru Amerika Serikat (AS) terhadap kedaulatan Venezuela, serta menolak gagasan apa pun tentang pembagian dunia ke dalam lingkup pengaruh, demikian disampaikan kepresidenan Brasil dalam sebuah pernyataan.

Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva dan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum berbicara via telepon untuk membahas situasi di Venezuela usai AS melancarkan serangan di Venezuela pada Sabtu (3/1) dan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya sebelum menahan mereka di New York.

"Seraya menentang serangan terhadap kedaulatan Venezuela, kedua pemimpin itu menolak segala visi kuno yang dapat memicu pembagian dunia ke dalam zona-zona pengaruh. Dalam konteks ini, mereka menegaskan kembali komitmen mereka terhadap multilateralisme, hukum internasional, dan perdagangan bebas," menurut pernyataan tersebut.

Lula dan Sheinbaum, sebagai pemimpin dua perekonomian terbesar di Amerika Latin, menyatakan kesiapan untuk terus bekerja sama dengan Venezuela dalam mendukung perdamaian, dialog, dan stabilitas di negara tersebut serta wilayah yang lebih luas.

Pewarta: Xinhua
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.