Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap pesan khusus yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto kepada siswa-siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin.
Di hadapan mereka, Presiden meminta mereka untuk tidak pernah merasa rendah diri terhadap latar belakang keluarga. Apapun pekerjaan orang tua para siswa tersebut, Presiden meminta seluruh siswa Sekolah Rakyat, untuk meyakini pekerjaan tersebut mulia dan dikerjakan dengan jujur.
"Kalau dia belum mampu bukan salah dia, bukan salah orang tuamu. Memang negara kita belum mampu memberi terbaik untuk semua rakyat. Tapi kita akan berjuang keras, kita berjuang keras supaya semua kekayaan negara akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia," kata Presiden Prabowo kepada para murid Sekolah Rakyat sebagaimana disampaikan oleh Seskab Teddy.
Di Kota Banjarbaru, Senin pagi, Presiden Prabowo didampingi sejumlah menteri dan pejabat negara meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 9. Presiden berkeliling melihat fasilitas, ruang-ruang kelas, hingga asrama, yang seluruhnya berada di bangunan milik Balai Besar Pendidikan, Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kementerian Sosial RI.
Presiden Prabowo juga menemui para siswa yang berseragam lengkap. Kemudian, para siswa tersebut juga sempat mempersembahkan yel-yel kepada Presiden Prabowo. Presiden Prabowo sempat merapikan kerah baju dan letak topi para siswa Sekolah Rakyat, kemudian Presiden juga sempat bersama-sama siswa menyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun" yang ditujukan kepada salah satu siswa, yang berulang tahun.
Di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9, Banjarbaru, Presiden Prabowo lanjut meresmikan 166 Sekolah Rakyat di berbagai daerah Indonesia. Sebanyak 166 Sekolah Rakyat itu tersebar di 131 kabupaten/kota di 34 provinsi. Sekolah-sekolah itu menampung 15.954 siswa yang seluruhnya tinggal di asrama, 2.218 guru, dan 4.889 tenaga kependidikan.
Seskab Teddy menyampaikan pemerintah menargetkan membangun 500 Sekolah Rakyat hingga akhir tahun 2029.
Dalam acara peresmian itu, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat negara, di antaranya Seskab Teddy, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, dan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.
Baca juga: Prabowo nyanyi lagu ulang tahun untuk siswi Sekolah Rakyat Banjarbaru
Baca juga: Pesan Prabowo untuk siswa Sekolah Rakyat: Angkat martabat keluargamu
Baca juga: Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo targetkan 500 sekolah hingga 2029
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.