Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menegaskan bahwa upaya di hulu menjadi prioritas pemerintah untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak.
"Kami tidak hanya ingin fokusnya seperti panic button gitu ya, tetapi memastikan di hulunya bagaimana pencegahan itu bisa dilakukan secara masif," kata Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Ratna Susianawati di diskusi tahunan dengan media di Antara Heritage Center, Jakarta, Rabu.
Upaya pencegahan itu dengan mendorong partisipasi bermakna untuk anak.
"Karena suara anak Indonesia itu menjadi dimensi yang tidak bisa dipisahkan dalam konteks memastikan perencanaan, dan setiap perencanaan kita harus bisa memberikan ruang kepada anak-anak kita supaya kebijakan itu memiliki keberpihakan terhadap anak," kata Ratna Susianawati.
Selanjutnya memastikan pemenuhan hak anak.
Indonesia telah meratifikasi Konvensi Hak Anak (KHA) sehingga negara berkomitmen untuk melindungi dan memenuhi hak-hak anak, serta mengimplementasikannya melalui berbagai peraturan nasional seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Baca juga: KemenPPPA sosialisasi 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan
"Kita menjadi salah satu negara yang berkomitmen untuk meratifikasi Konvensi Hak Anak, tentunya itu menjadi tugas yang besar untuk mempertanggungjawabkan ini. Bagaimana memastikan pelindungan anak itu bisa dilakukan secara sinergi dan kolaborasi," kata Ratna Susianawati.
KemenPPPA juga menekankan kerja sama multisektor, baik kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan sektor swasta terkait isu-isu perlindungan anak.
"Kami ingin memastikan sinergi dan kolaborasi multi-stakeholder untuk isu pelindungan khusus anak," kata Ratna Susianawati.
Diskusi yang diselenggarakan oleh organisasi kemanusiaan Save The Children Indonesia tersebut turut menghadirkan pembicara Senior Director, Advocacy, Campaign and Government Relations Save the Children Indonesia Tata Sudrajat, CEO Save the Children Indonesia Dessy Kurwiany Ukar, dan Ketua Pembina Save The Children Indonesia Daniel Rembeth.
Baca juga: KemenPPPA dan Pemprov Kepri beri atensi khusus untuk PMI caregiver
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.