Kita tunggu nanti kebijakan
Jakarta (ANTARA) - Komisi Nasional Disabilitas (KND) mengawal pemenuhan hak bagi para atlet disabilitas peraih juara ajang ASEAN Para Games 2025 di Thailand yang akan disalurkan Pemerintah Pusat.
Komisioner KND Jonna Aman Damanik dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, mengatakan, pengawalan dilakukan untuk memastikan hak keolahragaan bagi penyandang disabilitas dimandatkan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, termasuk untuk olahraga prestasi terpenuhi secara baik.
KND memantau pemenuhan hak keolahragaan atlet penyandang disabilitas sejak tahap persiapan, pelaksanaan kejuaraan, hingga setelah kejuaraan.
Baca juga: Bonus ASEAN Para Games 2026 masih tunggu kebijakan
Damanik menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan sejak awal November 2025 melalui koordinasi dengan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia serta pendampingan langsung di lapangan.
Menjelang ajang APG, pihaknya bersama Chef de Mission Kontingen Indonesia Reda Manthovani memantau langsung untuk memastikan fasilitas bagi atlet dan ofisial terpenuhi meliputi penginapan, konsumsi, dukungan medis, serta mobilitas menuju arena pertandingan.
Pengawalan terhadap pemenuhan hak juga dilakukan setelah kejuaraan terutama pemberian bonus atau hadiah bagi para peraih medali.
Baca juga: Menpora puji Kontingen Indonesia bawa pulang 135 emas dari APG 2025
Kontingen Indonesia menutup perjuangan pada APG 2025 yang berlangsung selama 20-26 Januari dengan meraih juara dua. Kontingen Merah Putih yang menerjunkan 539 atlet dan ofisial berhasil membawa pulang 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
Adapun, bonus atau hadiah bagi para peraih medali dalam pesta multi cabang olahraga atlet disabilitas terbesar se-Asia Tenggara itu belum ditentukan.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, secara terpisah, menjelaskan bahwa pemberian bonus bagi para peraih juara masih menunggu keputusan dari pemerintah.
"Kita tunggu nanti kebijakan," kata Menpora.
Baca juga: Indonesia tutup ASEAN Para Games 2025 Thailand dengan raihan 135 emas
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.