Subang (ANTARA) - Tiga orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di jalan Tol Cipali KM 93+700, tepatnya di wilayah Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu pagi.

"Lokasi kecelakaan terjadi di jalan Tol Cipali KM 93+700 arah menuju Cirebon," kata Corporate Communications & Sustainability Management Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo di Subang, Rabu

Ia menyampaikan, petugas patroli, derek, dan paramedis Astra Tol Cipali bersama PJR segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari pengguna jalan.

Petugas paramedis pertama tiba di lokasi pada pukul 03.18 WIB untuk melakukan penanganan darurat.

Terdapat tiga orang korban meninggal dunia, dan dua korban lainnya mengalami luka-luka dalam peristiwa kecelakaan tersebut.

Baca juga: Polisi selidiki kecelakaan yang tewaskan pengendara motor di Jaksel

Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Rumah Sakit Abdul Radjak, Kabupaten Purwakarta. Astra Tol Cipali menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa kecelakaan tersebut.

Kanit PJR Tol Cipali, IPTU Dikdik Haryadi, menyampaikan kecelakaan ini melibatkan sejumlah kendaraan, yakni kendaraan Suzuki APV nopol E 1299 VT, Toyota Hilux, dan Daihatsu Sirion. Selain itu, ada juga satu kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya.

Seluruh korban merupakan penumpang dan sopir dari mobil Suzuki APV bernomor polisi E 1299 VT. Karena kendaraan tersebut mengalami kerusakan paling parah.

Kecelakaan itu bermula saat Suzuki APV bernomor polisi E 1299 VT yang dikemudikan Ahim Suganda (42) melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon.

Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga kurang antisipasi akibat pengemudi mengantuk. Sehingga menabrak kendaraan di depannya yang hingga kini belum teridentifikasi dan diduga melarikan diri.

Baca juga: Kecelakaan beruntun di depan PGC Jaktim, dua orang luka ringan

Baca juga: Wakapolda soroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Jatim

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.