David Bowie meninggal, pria Jepang mengancam bunuh diri

Sapporo (ANTARA News) - Polisi di Sapporo, Hokkaido, Selasa, menangkap pria pengangguran berusia 25 tahun atas kecurigaan pelanggaran aturan pengendalian senjata api dan pedang setelah dia mengancam akan bunuh diri dengan pisau cutter setelah terguncang mendengar kabar kematian penyanyi Inggris David Bowie.

Tomoki Shiota terlihat memegang pisau cutter di trotoar di depan perusahaan pengiriman barang di mana dia pernah bekerja, sekitar pukul 16.50 waktu setempat, Senin, seperti dilansir Japan Today dari Sankei Shimbun.

Menurut polisi, Shiota dalam keadaan bignung dan sedang menangis serta meneriakkan keinginan untuk mati. Seorang pegawai dari perusahaan pengiriman barang menahannya ketika dia menjatuhkan pisau cutter. Tidak ada yang terluka dalam peristiwa itu.

Seperti dikutip dari polisi, Shiota mengatakan, "Saya sangat terkejut karena David Bowie meninggal sampai-sampai saya ingin bunuh diri." Dia juga memilih tempat di perusahaan pengiriman karena "Saya pikir bila ingin bunuh diri, lebih baik di depan banyak orang."

Bowie (69) meninggal dunia akibat kanker, Minggu (10/1).

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar