Sampai saat ini kami pastikan belum ada temuan terkait virus Nipah terhadap pengguna jasa penerbangan yang melewati YIA
Kulon Progo (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Yogyakarta/Yogyakarta International Airport (YIA) melakukan antisipasi terhadap potensi masuknya virus Nipah melalui bandara yang berada di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Sampai saat ini kami pastikan belum ada temuan terkait virus Nipah terhadap pengguna jasa penerbangan yang melewati YIA," kata General Manager YIA Ruly Artha di Kulon Progo, Kamis.
Menurut dia, dalam upaya antisipasi, YIA telah melakukan kolaborasi dan koordinasi intens dengan institusi atau pihak terkait untuk antisipasi masuknya virus Nipah di YIA.
"Ada proses 'screening' awal, bagi penumpang internasional, melalui pengisian di 'All Indonesia', karena terkait kesehatan penumpang, dimintakan untuk dinyatakan di sistem tersebut sebelum melakukan perjalanan ke Indonesia," katanya.
Ia mengatakan di terminal kedatangan internasional YIA, juga disiapkan petugas dan peralatan "thermal scanner", selain mendeteksi visual, juga untuk edukasi dan penanggulangan bila mana ada keluhan dari "pax" setelah penerbangan.
Kemudian juga dilakukan wawancara, pemeriksaan epidemiologi, swab test bila perlu, dan hasilnya diperiksa di Balai Besar Labkesmas Yogyakarta untuk investigasi lanjutan.
Sampai dengan saat ini, belum ada perubahan mendasar dalam prosesi identifikasi awal, pemeriksaan, penanggulangan, karena sudah terdapat prosedur tetap yang sama terkait "Influenza Like Illness (ILI).
"Petugas melakukan profiling sebisa mungkin tanpa mengganggu alur pergerakan pengguna jasa. Bila ada pembaharuan terkait upaya-upaya pencegahan/penanganan di bandara, akan segera dikomunikasikan oleh Balai Kantaina Kesehatan (BKK) YIA," katanya.
Baca juga: Dispar bidik kenaikan belanja wisatawan Tiongkok di Yogyakarta
Baca juga: Pemkot Yogya jajaki penerbangan langsung YIA-Jeddah tekan biaya umrah
Baca juga: PT KAI angkut 60 ribu ton avtur ke YIA periode Januari-Juli 2025
Pewarta: Victorianus Sat Pranyoto dan Sutarmi
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.