Kulon Progo (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Yogyakarta International Airport (YIA) melakukan simulasi embarkasi haji 2026/1447 sebagai upaya untuk memastikan kelancaran pelayanan jamaah calon haji.

"Ini sebagai komitmen kami untuk mempertegas kesiapan menyambut musim haji tahun 2026 Masehi/1447 Hijriah," kata General Manager YIA Ruly Artha di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, hari ini Bandara YIA sukses melaksanakan Simulasi Penuh Pelayanan Embarkasi Haji yang kedua, sebagai tindak lanjut evaluasi dari simulasi tahap pertama yang telah digelar pada 13 Desember 2025.

"Simulasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh infrastruktur, kelancaran arus jamaah, hingga penguatan koordinasi lintas instansi guna memberikan pelayanan yang prima bagi para tamu Allah," katanya.

Ia mengatakan, pada musim haji 1447 H ini, Bandara YIA diproyeksikan menjadi gerbang keberangkatan dan kepulangan bagi total 9.320 calon haji.

Jumlah tersebut akan terbagi ke dalam 26 kloter, meliputi Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Kabupaten Temanggung.

Baca juga: Kemenhaj gunakan hotel sebagai embarkasi Yogyakarta saat haji 2026

"Fokus utama dalam simulasi kedua ini adalah integrasi pelayanan antara pengelola bandara dengan berbagai instansi terkait, mulai dari proses pemeriksaan dokumen hingga masuk ke dalam pesawat," katanya.

Ruly mengatakan, simulasi ini sangat krusial untuk mengidentifikasi potensi kendala dan memastikan bahwa seluruh petugas, mulai dari Imigrasi, Bea Cukai, Balai Karantina Kesehatan (BKK) Yogyakarta, hingga pihak maskapai, dapat bekerja secara terpadu dan efisien.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar jamaah dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang dan nyaman," katanya.

Ia mengatakan, kegiatan simulasi kali ini lebih menekankan pada ketepatan waktu dengan mengukur durasi rata-rata pergerakan jamaah dari titik drop-off hingga masuk ke pesawat.

Kemudian memperkuat koordinasi antarinstansi, memantapkan sinergi antara pengelola bandara, Kementerian Agama, Imigrasi, Bea Cukai, Karantina Kesehatan, dan maskapai penerbangan.

"Dalam simulasi ini, seluruh alur dilewati secara detail, mulai dari kedatangan bus jamaah di area Hotel Novotel-Ibis, pemeriksaan Imigrasi, Aviation Security hingga proses pemeriksaan kesehatan oleh BKK," katanya.

Baca juga: PHRI sebut Embarkasi Haji DIY dongkrak okupansi hotel di Kulon Progo

Dengan keberhasilan simulasi kedua ini, kata dia, Bandara YIA menyatakan kesiapan penuh untuk mensukseskan penyelenggaraan haji 2026 M/1447 H sebagai gerbang utama yang aman, nyaman, dan khidmat bagi masyarakat DIY serta Jawa Tengah bagian selatan.

Pewarta: Victorianus Sat Pranyoto dan Sutarmi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.