Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan dampak gempa bumi bermagnitudo 6,4 di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, tertangani secara cepat dan tepat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa pihaknya memberikan dukungan koordinasi, penguatan sistem komando penanganan darurat, serta kesiapsiagaan dukungan sumber daya sesuai kebutuhan di lapangan.
Dalam hal ini BNPB memastikan bahwa tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Trenggalek di Provinsi Jawa Timur serta BPBD Kabupaten Bantul di Provinsi DI Yogyakarta telah melakukan pemantauan pasca-gempa dan kaji cepat untuk mengetahui dampak kejadian.
"Hingga laporan ini disusun, BPBD bersama unsur terkait masih melaksanakan penanganan darurat, pemantauan kondisi masyarakat, serta pendataan lanjutan terhadap kerusakan dan korban terdampak," kata dia.
Sebagaimana laporan yang diterima Pusdalops BNPB gempa bumi itu terjadi, Jumat, pukul 01.06 WIB dengan pusat gempa berada di laut tenggara Kabupaten Pacitan lalu berdampak hingga ke wilayah Provinsi DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Baca juga: Gempa magnitudo 6,4 guncang Pacitan, BMKG : tak berpotensi tsunami
Berdasarkan laporan pemutakhiran hingga pukul 17.00 WIB, gempa tersebut berdampak pada 224 jiwa yang tersebar di tiga provinsi dan lima kabupaten, dengan 40 orang dilaporkan mengalami luka di Kabupaten Bantul.
Guncangan dirasakan kuat selama dua hingga tiga detik di Kabupaten Pacitan dan Trenggalek serta dirasakan di sejumlah wilayah di Provinsi DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, dan berdasarkan hasil analisis gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Wilayah terdampak meliputi Kabupaten Pacitan dan Trenggalek di Jawa Timur, Kabupaten Bantul di DI Yogyakarta, serta Kabupaten Sukoharjo, Karanganyar, dan Wonogiri di Jawa Tengah.
Kerusakan sementara tercatat pada rumah dan fasilitas umum, antara lain di Jawa Timur sebanyak 29 rumah, satu fasilitas pendidikan, dan satu balai desa, di Jawa Tengah 18 rumah, lima fasilitas pendidikan, serta masing-masing satu fasilitas peribadatan, kesehatan, dan fasilitas umum, sementara di DI Yogyakarta dilaporkan delapan rumah terdampak beserta fasilitas pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan tempat ibadah.
Baca juga: BPBD: Belasan rumah di Pacitan rusak akibat gempa magnitudo 6,4
Baca juga: BPBD DIY catat 40 orang dirawat akibat gempa Pacitan
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.