Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) untuk menyiapkan peta jalan panahan Indonesia untuk berprestasi dalam ajang Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.
"Agenda 2026 difokuskan pada kesiapan kompetitif di panggung internasional dan pencapaian puncak performa di Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang," kata Ketua Umum PB Perpani Arsjad Rasjid dalam pembukaan Rakernas Perpani di Tangerang, Banten, Senin.
Rakernas dengan tema "Kolaborasi Inklusif dan Penguatan Organisasi untuk Akselerasi Meraih Prestasi Dunia" selama 9 - 10 Februari itu akan menghasilkan peta jalan operasional yang mengintegrasikan kompetisi internasional dan nasional dengan target utama menghadapi Asian Games 2026.
Rasjid mengatakan bahwa pencapaian Perpani di tahun 2025 adalah pijakan untuk mempercepat konsistensi prestasi, bukan sekedar mempertahankan hasil.
Baca juga: Agenda Perpani 2025 berbuah panen emas SEA Games Thailand
PB Perpani, kata sia, memperketat standar pembinaan, kompetisi, dan evaluasi kinerja di seluruh level, serta menyatukan atlet, pelatih, dan ofisial dalam satu sistem kerja yang terukur, konsisten, dan bertanggung jawab pada hasil.
Sekretaris Jenderal PB Perpani Irawadi Hanafi menambahkan bahwa strategi Perpani ke depan diarahkan pada pembinaan yang menyeluruh, membangun atlet, pelatih, tim ofisial dan sistem pendukung secara simultan.
Kesuksesan atlet, kata dia, adalah hasil kerja keras pelatih profesional dan dukungan tim terkoordinasi.
Oleh sebab itu, pihaknya fokus meningkatkan kualitas Pelatnas dengan standar internasional, sertifikasi pelatih dan ofisial, serta kesejahteraan atlet dan dukungan infrastruktur.
Baca juga: Perpani hadiri Kongres Panahan Dunia ke-56 di Korea Selatan
Sepanjang tahun 2025, performa panahan Indonesia menunjukkan tren yang semakin kompetitif. PB Perpani mencatat total 13 medali internasional diperoleh, diawali dengan pencapaian pada Asia Cup Stage Il Singapura pada Juni 2025 dengan raihan 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.
Kemudian pada SEA Games Thailand 2025, Tim Panahan berhasil membawa pulang enam emas dan dua perunggu, sekaligus berhasil
mencetak 5 rekor baru di ajang tersebut.
Pencapaian itu merupakan pembangunan prestasi yang menandai kemajuan kualitas pembinaan, kesiapan atlet, dan konsistensi kinerja di tingkat kompetisi.
Turut hadir dalam Rakernas Perpani Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda Olahraga Surono, Wakil Ketua Umum V Komite Olahrag Nasional Indonesia (KONI) Pusat Tursandi Alwi, dan Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Wijaya Noeradi.
Baca juga: Menpora dukung panahan Indonesia ukir sejarah di Olimpiade 2028
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.