Kami fokus mempersiapkan para atlet untuk kompetitif di level internasional dan pencapaian puncak performa di Asian Games 2026 di Nagoya

Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) menjadikan kejuaraan Hyundai Archery World Cup untuk memperkuat daya saing para atlet menuju ajang Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.

"Kami fokus mempersiapkan para atlet untuk kompetitif di level internasional dan pencapaian puncak performa di Asian Games 2026 di Nagoya," kata Ketua Umum PB Perpani Arsjad Rasjid dalam acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perpani di Tangerang, Banten, Senin.

PB Perpani menempatkan rangkaian turnamen global sebagai tulang punggung pengukuran performa atlet. Rasjid menjelaskan bahwa pihaknya akan menyiapkan para atlet untuk berpartisipasi dalam kalender internasional 2026 mencakup tiga seri Hyundai Archery World Cup.

Baca juga: Perpani gelar rakernas siapkan peta jalan berprestasi di Asian Games

Ketiga seri kejuaraan tersebut yaitu Stage 2 Shanghai di China, pada 5 - 10 Mei, Stage 3 Antalya di Turki 9 - 14 Juni, dan Stage 4 Madrid di Spanyol 7 - 12 Juli.

Program kompetisi itu berjalan paralel dengan rangkaian kompetisi di dalam negeri seperti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior, Kejurnas Antarklub Pelajar, Kejurnas Antarklub Open, maupun pelatihan pelatih dan wasit.

PB Perpani juga menjadwalkan judge online refreshment sebanyak dua kali untuk menjaga standar arbitrase. Setiap kompetisi dilengkapi protokol analisis performa dan mekanisme umpan balik sistematis sebagai basis pemantauan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Rasjid menjelaskan dalam Rakernas Perpani yang berlangsung 9 - 10 Februari, pihaknya akan menetapkan lima pilar strategis panahan Indonesia untuk mengejar prestasi dunia, mencakup standarisasi internasional Pelatnas hingga pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui sertifikasi pelatih dan wasit yang lebih sistematis.

Baca juga: Dua emas pembuka panahan buah dari persiapan matang dan kerja keras

Agenda besar ini turut memperkuat basis kompetisi antar-klub untuk menjaring bibit unggul serta mengintegrasikan program kesejahteraan atlet secara menyeluruh.

Rasjid menegaskan komitmennya untuk membangun prestasi secara konsisten dengan menguatkan ekosistem, memadatkan jalur kompetisi, dan memastikan kesiapan atlet melalui sistem yang terukur menuju panggung Asian Games 2026.

Turut hadir dalam Rakernas Perpani Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda Olahraga Surono, Wakil Ketua Umum V Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Tursandi Alwi, dan Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Wijaya Noeradi.

Baca juga: Tim panahan compound putri Indonesia peringkat empat World Cup Madrid

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.