Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Hendry Munief menyerap aspirasi dari berbagai tokoh masyarakat saat bersilaturahmi ke Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa, Hendry mencatat aspirasi dan mengadvokasi kebutuhan di sektor industri bekerja sama dengan lembaga pendidikan dalam penyediaan peserta didik untuk siap menghadapi dunia kerja.

"Peran pemerintah daerah sangat besar pada program ini. Panggil semua pelaku industri, kumpulkan, ajak berbincang bersama. Anda perlu naker seperti apa? kompetensi apa? Tanya pihak lembaga pendidikan, anda bisa menyediakan kebutuhan mereka tidak? Ini harus dikawal sehingga terealisasi," katanya.

Hendry menjelaskan masukan dari para tokoh tersebut akan dijadikannya bahan aspirasi untuk disampaikan kepada mitra di Komisi VII DPR RI.

Selain itu, dia juga menegaskan bahwa saat ini dirinya sedang mengawal sektor pariwisata di Kabupaten Siak melalui program pemugaran beberapa situs cagar budaya di Siak dan menjamin kepastian kabupaten mendapatkan program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Istana Siak.

"Jika ini terealisasi maka semua fasilitas di area wisata Istana Siak akan diperbaiki, dibangun dan dikembangkan oleh Kementerian Pariwisata. Tentu ini akan berdampak secara ekonomi kepada masyarakat Siak ke depannya," ujarnya.

Wakil Bupati Siak Syamsurizal dalam silaturahmi tersebut menyampaikan terima kasih kepada Hendry Munief karena sudah mau berdialog hingga menyerap aspirasi para tokoh Kabupaten Siak.

Syamsurizal juga menjelaskan kehadiran Hendry Munief, perwakilan masyarakat Riau di DPR RI, berdialog dengan tokoh masyarakat Siak secara khusus merupakan langkah positif.

"Siak ini punya peranan besar untuk membangun bangsa ini dari awal kemerdekaan hingga sekarang. Maka kita berharap Bapak Hendry Munief mampu menyuarakan hal itu ke pemerintahan pusat. Para tokoh ini akan menyampaikan secara langsung, apa kondisi riil masyarakat Siak saat ini,” katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Siak Sudarman menuturkan bahwa tantangan Kabupaten Siak saat ini berupa defisit APBD dan penundaan pembayaran senilai Rp400 miliar.

Dia berharap permasalahan tersebut selesai pada tahun ini. "Tapi, mudah-mudahan tahun ini selesai. Namun, dengan kondisi ini, kita sangat membutuhkan kolaborasi anggaran dari Pemerintahan Provinsi Riau dan pemerintah pusat," ujar Sudarman.

Dalam silaturahmi tersebut, turut hadir sejumlah tokoh masyarakat Siak, di antaranya Anggota Forum Pemberdayaan Kebangsaan Sukijo, perwakilan Ikatan Keluarga Padang Lawas Sumatera Utara Rusda Harahap, perwakilan dari LAMR Dedi, dan perwakilan Komunitas Juru Sembelih Halal Kabupaten Siak Ramadhansyah, serta perwakilan dari BPJPH Cendikia Center Riska.

Pewarta: Imam Budilaksono/Muhammad Rizki
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.