Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan pada tahun 2026.

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Selasa, mengatakan anggaran tersebut disiapkan secara bertahap, dengan alokasi awal pada triwulan pertama sebesar Rp127 miliar dan akan ditambah sekitar Rp100 miliar pada tahap berikutnya.

“Total anggaran pembangunan jalan tahun ini sekitar Rp200 sampai Rp300 miliar. Pada triwulan pertama kita alokasikan Rp127 miliar dan nanti akan kita tambah lagi,” ujarnya.

Ia menyebutkan pembangunan jalan menjadi prioritas utama Pemkab Bandung untuk menunjang konektivitas antar-wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.

Baca juga: Pemkab Bandung jamin stok pangan aman jelang Ramadhan 2026

Salah satu upaya percepatan pembangunan infrastruktur jalan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan TNI Angkatan Darat dalam Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026.

Melalui program TMMD tersebut, Pemkab Bandung mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD) 2026 untuk pembangunan jalan beton sepanjang 1,5 kilometer di Desa Cipelah yang menghubungkan wilayah Kecamatan Rancabali dengan perbatasan Kabupaten Cianjur.

Menurutnya, pembangunan jalan di Cipelah diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian mengingat wilayah Rancabali memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar.

Selain di Cipelah, Pemkab Bandung juga memprioritaskan penyelesaian pembangunan jalan di sejumlah titik lain, termasuk ruas jalan sepanjang 20 kilometer di Kampung Londok, Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu.

Baca juga: Polda Jabar ungkap praktik suntik LPG subsidi di Cimaung Bandung

“Pembangunan jalan ini merupakan bentuk keberpihakan APBD kepada masyarakat dan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan aksesibilitas serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah mengatakan TMMD ke-127 dilaksanakan selama 30 hari sebagai wujud sinergi antara Pemkab Bandung dan TNI dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah perdesaan.

“TMMD tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan sosialisasi wawasan kebangsaan kepada masyarakat,” ujarnya.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.