Jayapura (ANTARA) - Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani mengatakan evakuasi kru pesawat Smart Air yang ditembak KKB di Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dijadwalkan dilaksanakan pada Kamis (12/2).
Sebelum evakuasi, tim Satgas Damai Cartenz akan dikirim ke TKP untuk menyelidiki dan mendalami insiden tersebut .
"Rencananya evakuasi dilaksanakan Kamis (12/2) setelah tim Satgas Damai Cartenz tiba di TKP," kata Kaops Satgas Damai Cartenz kepada Antara, di Jayapura, Rabu.
Hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan KKB dari kelompok mana yang melakukan penembakan terhadap pesawat Smart Air yang dilaporkan mengangkut 13 penumpang.
Insiden penembakan itu dilaporkan terjadi jam 11.00 WIT sesaat pesawat yang dipiloti Kapten Enggon dengan Kopilot Kapten Baskoro, tiba di Lapangan Terbang Korowai dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.
Dari laporan yang diterima, kedua jenazah masih berada di kawasan lapangan terbang.
"Terkait nasib 13 penumpang, pihaknya baru dapat memastikan setelah tim Satgas Damai Cartenz tiba di TKP," katanya.
Nama penumpang pesawat Smart Air yakni Yance Bemonop, Limu Gurik, Yanduk Kogoya, Turis Magai, Emira Wonda, Kiris (bayi), Dua Lima Kogoya, Inantinus Kahipka, Irfan Kahipka,Samuel Jitmau, Pania Mialim, Topius Kogoya dan Tialongga Kogoya.
Baca juga: Kaops: Pilot dan kopilot Smart Air tewas ditembak KKB di Korowai
Baca juga: Polri terjunkan tim untuk dalami penembakan pesawat Smart Air
Pewarta: Evarukdijati
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.