Beijing (ANTARA) - Administrasi Imigrasi Nasional (National Immigration Administration/NIA) China memperkirakan bahwa rata-rata jumlah pelancong masuk (inbound) dan keluar (outbound) di seluruh negara itu akan melampaui 2,05 juta saat liburan Tahun Baru Imlek mendatang, naik 14,1 persen secara tahunan (yoy).
Didorong oleh kebijakan bebas visa dan langkah-langkah insentif konsumsi negara tersebut, baik pariwisata inbound maupun outbound diperkirakan akan tumbuh dalam periode liburan sembilan hari itu, yang dimulai pada Minggu (15/2), menurut NIA.
NIA menambahkan bahwa pihaknya akan memperkuat panduan di lapangan (on-site) dan mengerahkan personel kepolisian yang memadai guna memastikan proses pemeriksaan perbatasan berjalan aman, efisien, dan lancar selama periode liburan ini.
Pewarta: Xinhua
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.