Iran ingin redakan ketegangan dengan Saudi

Iran ingin redakan ketegangan dengan Saudi

Ketegangan antara Riyadh dan Tehran meningkat sejak Arab Saudi mengeksekusi mati ulama terkenal Syiah pada 2 Januari. (www.wikipedia.org)

Tehran (ANTARA News) - Iran dan Arab Saudi seharusnya mengambil langkah untuk meredakan ketegangan di antara mereka, kata wakil menteri luar negeri Iran seperti dikutip Reuters.

Ketegangan antara Riyadh dan Tehran meningkat sejak Arab Saudi mengeksekusi mati ulama terkenal Syiah pada 2 Januari.

Para demonstran Iran kemudian membanjiri misi-misi diplomatik Saudi di Iran yang mendorong Riyadh memutuskan hubungan diplomatik dengan Tehran.

"Kami sudah bersiap untuk mempertimbangkan inisiatif apa pun yang dapat membantu kawasan ini menjadi lebih stabil dan tentu saja lebih aman," kata wakil menteri luar negeri Iran Abbas Araqchi.

"Sehingga kami bisa memerangi tantangan sesungguhnya dan ancaman nyata di kawasan ini, yaitu terorisme, ekstremisme dan tentu saja sektarianisme yang adalah ancaman besar kita semua di kawasan ini," sambung Araqchi seperti dikutip Reuters.









Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Kebakaran besar terjadi di kilang minyak Teheran

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar