Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin dan Anhui Fuxin Education Consulting, China fokus menjajaki kerja sama strategis bidang pendidikan internasional melalui program Fuxin Education.
Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa dalam keterangannya di Makassar, Kamis, mengatakan langkah yang diinisiasi Fuxin Education menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong kolaborasi pendidikan lintas negara yang berorientasi pada mutu dan keberlanjutan.
Baca juga: Unhas dan Hiroshima University perkuat riset mangrove
Ia menjelaskan Unhas secara konsisten memperluas jejaring global sebagai bagian dari strategi penguatan reputasi internasional.
Menurut dia, internasionalisasi bukan sekedar peningkatan jumlah mahasiswa asing, tetapi juga mencakup penguatan kualitas akademik, kolaborasi riset, mobilitas dosen dan mahasiswa, serta integrasi dengan ekosistem industri global.
“Kami menyambut baik sebagai mitra strategis dalam membuka akses kolaborasi yang lebih luas dengan institusi di Tiongkok. Unhas berkomitmen memastikan setiap kerja sama yang terbangun tidak hanya bersifat simbolik, tetapi memberikan dampak akademik dan institusional yang nyata,” kata Prof Jamaluddin.
Pada kesempatan yang sama, Founder & General Manager Fuxin Education, Jeff Sun menjelaskan mengenai Fuxin Education, model kemitraan pendidikan lintas negara yang berfokus pada mobilitas mahasiswa, kolaborasi institusional, serta keterlibatan industri.
Baca juga: Unhas dan Nippon Koei targetkan luaran terukur dan berkelanjutan
Baca juga: Unhas dan University Arkansas kolaborasi riset unggas
Program ini dirancang sebagai model kolaborasi terintegrasi yang tidak hanya berfokus pada mahasiswa Tiongkok, tetapi juga pada pengembangan ekosistem pendidikan yang melibatkan universitas, mahasiswa, dan dunia usaha.
“Kerja sama juga bisa diarahkan pada pengembangan program akademik tertentu, beberapa opsi kerja sama yang bisa dilakukan mencakup program magister dengan dukungan bahasa Mandarin serta penguatan kerja sama lintas fakultas,” ujar Jeff Sun.
Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.