Seoul (ANTARA) - Ekspor otomotif Korea Selatan (Korsel) mencatat pertumbuhan dua digit pada bulan lalu seiring kuatnya permintaan terhadap kendaraan ramah lingkungan, menurut data pemerintah yang dirilis pada Kamis.

Menurut Kementerian Perdagangan, Perindustrian, dan Sumber Daya Korsel, pengiriman mobil melonjak 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 6,07 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.932) pada Januari 2026.

Capaian tersebut menjadi yang tertinggi kedua untuk Januari, ditopang permintaan kuat terhadap sedan ramah lingkungan, dengan nilai pengiriman yang melonjak 48,5 persen menjadi 2,56 miliar dolar AS pada bulan lalu.

Ekspor otomotif ke Amerika Serikat (AS) melonjak 19,2 persen menjadi 2,66 miliar dolar AS, namun pengiriman mobil ke kawasan Asia merosot 30,1 persen menjadi 325 juta dolar AS.

Jumlah kendaraan yang diekspor pada Januari 2026 mencapai 246.574 unit, meningkat 23,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, pengiriman suku cadang otomotif naik 3,9 persen menjadi 1,63 miliar dolar AS.

Jumlah kendaraan yang diproduksi di pabrik-pabrik lokal melonjak 24,1 persen menjadi 360.500 unit pada bulan lalu.

Jumlah mobil yang terjual di dalam negeri, termasuk kendaraan buatan lokal dan impor, mencapai total 120.787 unit pada Januari, naik 14,0 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.