Wall Street menguat didukung kenaikan minyak dan laba Facebook

Wall Street menguat didukung kenaikan minyak dan laba Facebook

Wall Street, Bursa Saham AS (REUTERS)

New York (ANTARA News) - Saham-saham di Wall Street berakhir naik dengan mantap pada Kamis (Jumat pagi WIB), didukung lompatan saham-saham terkait minyak karena harga minyak lebih tinggi dan laba Facebook yang kuat mengangkat perusahaan teknologi besar lainnya.

Dow Jones Industrial Average naik 125,18 poin (0,79 persen) menjadi ditutup pada 16.069,64, lapor AFP.

Indeks berbasis luas S&P 500 naik 10,41 poin (0,55 persen) menjadi berakhir di 1.893,36, sementara indeks komposit Nasdaq menguat 38,51 poin (0,86 persen) menjadi 4.506,68.

Harga minyak naik didorong berita potensi pembicaraan antara Rusia dan produsen OPEC untuk memangkas produksi, mengangkat saham perusahaan-perusahaan terkait dengan sektor minyak yang terpukul jatuh.

Anggota Dow, ExxonMobil, naik 2,3 persen, sedangkan perusahaan jasa minyak Baker Hughes melonjak 5,6 persen meskipun melaporkan kerugian satu miliar dolar AS untuk kuartal keempat.

Facebook melonjak 15,5 persen setelah melaporkan bahwa keuntungan kuartal keempatnya naik lebih dari dua kali lipat menjadi 1,6 miliar dolar AS, karena jumlah pelanggan "booming" dan penerimaan lebih tinggi dari pengiklan online mendorong penghasilan perusahaan.

Hasil Facebook juga mengangkat saham-saham teknologi ternama berorientasi pada pertumbuhan lainnya, seperti Netflix dan induk perusahaan Google, Alphabet, yang masing-masing melompat 3,6 persen dan 4,4 persen.

Saham-saham yang sedikit bergejolak, dengan ketiga indeks membelok sebentar ke wilayah negatif selama sesi.

Michael James, direktur perdagangan ekuitas di Wedbush Securities, mengatakan sentimen pasar bervariasi setelah pernyataan kebijakan Federal Reserve pada Rabu tetap mempertahankan kemungkinan kenaikan suku bunga pada Maret.

"Meskipun indeks naik, masih ada ketergantungan negatif dari Fed tidak mengambil kenaikan suku bunga Maret dari meja," kata James.

Caterpillar naik 4,7 persen setelah proyeksi labanya sedikit lebih baik dari yang diperkirakan pada 2016, sekalipun ia melaporkan kerugian sebesar 87 juta dolar AS pada kuartal keempat karena penurunan komoditas.

Pembuat pakaian olahraga Under Armour melonjak 22,6 persen setelah laba dan pendapatan kuartal keempatnya mengalahkan perkiraan. Rivalnya, Nike naik 2,7 persen.

Celgene jatuh 5,0 persen setelah memproyeksikan laba kuartal pertama 1,27 dolar AS hingga 1,30 dolar AS per saham, hampir tidak memenuhi harapan analis sebesar 1,30 dolar AS per saham.

Saham biotek lainnya juga jatuh, dengan Gilead Sciences kehilangan 2,3 persen dan Biogen 2,7 persen.

EBay anjlok 12,5 persen setelah memproyeksikan laba dan pendapatan di bawah ekspektasi analis.

Pasar menghukum perusahaan-perusahaan lain yang mengecewakan dengan laba atau prospeknya: Abbott Laboratories, yang membuat nutrisi dan produk perawatan kesehatan, turun 9,3 persen; perusahaan cloud-computing ServiceNow merosot 15,7 persen; dan perusahaan kartu kredit Discover Financial kehilangan 8,0 persen.
(Uu.A026)

Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar