Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menutup sementara operasional KA 806A Commuter Line Bandara usai insiden tertempernya rangkaian kereta oleh kendaraan truk di perlintasan lintas Poris–Batu Ceper pada Jumat, sekitar pukul 06.05 WIB.
Penutupan dilakukan sebagai langkah pengamanan dan percepatan pemulihan prasarana agar jalur kembali dinyatakan aman untuk dilalui, kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya yang diterima di Jakarta.
“Keselamatan menjadi prioritas utama. Seluruh pelanggan telah dievakuasi dengan aman dan tidak terdapat korban dalam kejadian ini,” ujar dia.
Sebagai langkah pengamanan dan percepatan pemulihan, ia mengatakan operasional Commuter Line Bandara untuk sementara ditutup hingga proses penanganan prasarana dinyatakan aman dilalui. KAI memfokuskan seluruh sumber daya pada percepatan pemulihan jalur agar layanan dapat kembali berjalan secara bertahap.
Sejak pagi, KAI telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum seperti kepolisian serta pemerintah daerah, guna memastikan proses penanganan dan pengamanan lokasi berlangsung tertib dan sesuai ketentuan.
Target normalisasi satu jalur diupayakan dapat dilakukan secara bertahap mulai pukul 14.30 WIB dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Seluruh upaya pemulihan dilakukan secara intensif agar layanan dapat segera kembali normal,” kata Anne.
Terkait insiden tersebut, KAI akan menempuh upaya hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai bagian dari komitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan meningkatkan disiplin di perlintasan sebidang.
Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.