Jakarta (ANTARA) - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Isma Yatun melaksanakan kunjungan tingkat tinggi ke State Audit Organization (SAO) Laos sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua lembaga.

“Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperdalam kolaborasi di bidang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik antar lembaga pemeriksa,” kata Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional Teguh Widodo dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua BPK melakukan courtesy call dengan Presiden SAO Laos Viengthavisone Thephachanh.

Pertemuan itu membahas penguatan implementasi kerja sama bilateral, pengembangan kapasitas melalui alih pengetahuan, dan komitmen bersama dalam memperkuat peran Supreme Audit Institution (SAI) guna mendukung tata kelola yang baik di tingkat regional dan global.

Baca juga: BPK: Pemeriksaan LK dorong pengelolaan anggaran semakin transparan

Isma Yatun juga melakukan courtesy call dengan Presiden State Inspection Authority Laos Vanhxay Phongsavanh. Dialog tersebut menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, dan pengembangan kapasitas kelembagaan dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi dengan tetap menghormati mandat dan kerangka hukum masing-masing institusi.

Selain pertemuan tingkat pimpinan, lanjut Teguh, BPK dan SAO juga menyelenggarakan seminar bilateral dengan topik “Mechanisms for Accessing Financial Information of Central and Local Government”.

Dalam diskusi ini, BPK memaparkan mekanisme akses atas informasi keuangan pemerintah pusat dan daerah sebagai fondasi utama bagi pelaksanaan pemeriksaan yang independen, transparan, dan berkualitas di BPK.

“Melalui kunjungan ini, BPK berharap kerja sama bilateral dengan SAO semakin berkembang secara konkret dan berkelanjutan untuk mendukung penguatan tata kelola dan akuntabilitas keuangan negara di negara masing-masing dan di tingkat regional ASEAN,” ungkap dia.

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.