Istanbul (ANTARA) - Ratusan petugas damkar dikerahkan pada Senin (23/2) untuk mencegah kebakaran hutan meluas ke permukiman di Korea Selatan (Korsel) yang telah berkobar selama tiga hari hingga Senin, menurut laporan media setempat.
Kebakaran terjadi pada Sabtu di Kabupaten Hamyang, Provinsi Gyeongsang Selatan, dan telah menghanguskan sekitar 190 hektar lahan. Tingkat pengendalian api baru mencapai 32 persen pada Senin pagi, menurut Kantor Berita Yonhap yang mengutip Dinas Kehutanan Korea.
Dinas tersebut mengerahkan lebih dari 600 personel ke lokasi semalaman untuk mencegah api meluas ke permukiman. Namun, medan yang miring dan angin kencang menghambat upaya pemadaman.
Sebanyak 51 helikopter juga dikerahkan untuk membantu memadamkan api.
Perdana Menteri Kim Min-seok mengunjungi kabupaten tersebut pada Senin dan meninjau upaya pemadaman yang dilakukan otoritas setempat serta memberikan dukungan kepada personel di lapangan.
Dinas Kehutanan menetapkan respons kebakaran hutan Level 2 pada Minggu. Status itu diberlakukan ketika kerusakan diperkirakan melebihi 100 hektar, kecepatan angin rata-rata melampaui 11 meter per detik, atau pemadaman diperkirakan memakan waktu lebih dari 48 jam.
Badan Pemadam Kebakaran Nasional juga mengeluarkan perintah mobilisasi pemadam kebakaran secara nasional pada hari yang sama.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Gelombang panas parah akan picu kebakaran hutan ekstrem Australia
Baca juga: Sedikitnya 18 orang tewas dalam kebakaran hutan di Chile
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.