Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan pembongkaran tiang monorel dan penataan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, rampung pada Juni 2026.

“Mudah-mudahan, bulan Juni. Saya sudah memberikan target untuk monorel ini bisa diselesaikan,” kata Pramono di Balai Kota, Jakarta, Selasa.

Saat ini, dia mengatakan sebanyak 109 tiang monorel sudah dibongkar oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Tiang-tiang tersebut mulai dibongkar sejak 14 Januari 2026.

Pramono pun mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Bina Marga DKI yang dapat menyelesaikan pembongkaran tiang-tiang itu dengan cepat.

Selanjutnya, dia menyebutkan pihaknya segera memulai penataan kawasan tersebut dengan membangun pedestrian, selokan, serta taman. Penataan ini ditargetkan rampung pada Juni 2026.

Sebelumnya, Pramono sempat menargetkan pembongkaran tiang monorel rampung pada September 2025, namun ia terus mendorong agar pembongkaran itu dapat diselesaikan lebih cepat.

Dia menginginkan agar kawasan Kuningan terlihat sama seperti Jalan Sudirman-Thamrin sebelum hari ulang tahun (HUT) Jakarta ke-499 yang jatuh pada 22 Juni 2026.

“Mudah-mudahan, sebelum tanggal 22 Juni tahun ini, Jakarta untuk Kuningan ini kurang lebih nanti hampir sama dengan Sudirman-Thamrin. Ada pedestrian, ada tempat untuk selokan dan taman yang lebih baik,” ungkap Pramono.

Dia membeberkan total anggaran yang dikeluarkan untuk pembongkaran tiang monorel dan penataan kawasan itu sebesar Rp100 miliar.

Lebih lanjut, dia menuturkan setelah seluruh tiang monorel dibongkar dan kawasan Jalan HR Rasuna Said ditata rapi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan merapikan tiang-tiang monorel di kawasan Senayan.

Baca juga: Pram ingin kawasan Kuningan mirip suasana Sudirman-Thamrin

Baca juga: Pramono minta pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said dipercepat

Baca juga: DKI upayakan tiang monorel di Senayan digunakan reklame

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.