Jakarta (ANTARA) - Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) bersama PT Weda Bay Nickel (WBN), dan seluruh tenant serta perusahaan usaha jasa pertambangan di kawasan Industri Weda Bay, Maluku Utara memperkuat penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Penguatan budaya K3 tersebut sejalan dengan lima strategi pembangunan budaya K3 yang dicanangkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), yaitu edukasi dan pelatihan, keterlibatan pekerja, perbaikan sistem serta pemanfaatan teknologi keselamatan, penegakan aturan melalui inspeksi berkala serta kepemimpinan yang berkomitmen.
General Manager Health, Safety & Environment (HSE) IWIP dan Kepala Teknik Tambang PT WBN Iwan Kurniawan dalam keterangan diterima di Jakarta, Selasa mengatakan budaya K3 hanya dapat dibangun melalui konsistensi penerapan dan keterlibatan aktif seluruh pihak.
"Budaya K3 dibangun melalui penerapan yang konsisten dan partisipasi seluruh pihak. Momentum Bulan K3 Nasional 2026, kami manfaatkan untuk memperkuat kesadaran risiko, disiplin kerja, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan di lingkungan kerja," ujar Iwan.
Baca juga: IWIP perkuat budaya keselamatan kerja peringati World Safety Day 2025
Penerapan budaya K3 juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berkelanjutan, sekaligus menjaga keselamatan pekerja di setiap aktivitas industri.
Dalam kerangka tersebut, kata dia, IWIP, WBN, dan tenant menjadikan Bulan K3 Nasional 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat kesadaran dan disiplin keselamatan kerja di seluruh lini operasional.
Dia mengatakan selama Bulan K3 Nasional Tahun 2026, yang berlangsung sejak 8 Januari hingga 14 Februari 2026, IWIP, WBN, dan tenant menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif yang dirancang untuk memperkuat pemahaman K3 secara aplikatif.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi seminar kesehatan bertema "Membangun Gaya Hidup Sehat Jantung di Lingkungan Industri", program donor darah serta berbagai tantangan keselamatan kerja seperti job safety analysis (JSA) challenge, defensive driving challenge, lomba penerapan 5R (5S), safety talk interaktif, mini search and rescue challenge hingga lomba penulisan artikel dan produksi video animasi bertema K3.
Baca juga: Bulan K3 Nasional, IWIP tingkatkan kesadaran keselamatan kerja
Iwan menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan itu tidak hanya ditujukan sebagai sarana edukasi, tetapi juga sebagai media pembelajaran bersama dan evaluasi praktik keselamatan di lapangan.
Pendekatan partisipatif tersebut memungkinkan pekerja dilibatkan secara aktif dalam mengidentifikasi potensi bahaya serta memahami langkah pencegahan yang tepat.
"Setiap orang memiliki peran dalam menjaga keselamatan di lingkungan kerja," tuturnya.
Ke depan, IWIP dan WBN akan terus memantau dan mengevaluasi penerapan K3, memastikan budaya kerja aman selalu sejalan dengan kebutuhan operasional dan standar industri.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pentingnya implementasi kebijakan K3 untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang produktif.
“Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya menghadirkan layanan K3 yang lebih dekat dengan kebutuhan publik serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif," kata Yassierli.
Baca juga: UNIDO: Kawasan industri IWIP strategis bagi industri nikel global
Baca juga: Kemitraan UNIDO-Tsingshan tetapkan IWIP sebagai kawasan percontohan
Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.