Moskow (ANTARA) - Pasukan Rusia mengambil alih kendali atas Desa Rizdvyanka di wilayah Zaporizhzhia, demikian disampaikan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia pada Selasa (24/2).
Menurut kementerian tersebut, dalam 24 jam terakhir, sejumlah unit Angkatan Bersenjata Rusia melancarkan serangan terhadap 154 target, termasuk fasilitas infrastruktur transportasi dan energi Ukraina, situs penyimpanan dan persiapan peluncuran drone, serta area pengerahan sementara pasukan Ukraina dan tentara bayaran asing.
Sistem pertahanan udara Rusia menembak jatuh enam bom udara berpemandu, enam roket dari sistem peluncur roket multipel HIMARS buatan Amerika Serikat, dan 380 drone bersayap tetap (fixed-wing), menurut kementerian tersebut.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dalam pertemuan dewan Dinas Keamanan Federal (Federal Security Service) bahwa penting untuk memanfaatkan sepenuhnya sumber daya manusia dan teknis badan tersebut, serta kemampuan operasional dan analitisnya, guna menetralkan ancaman potensial, melindungi kepentingan nasional, dan memastikan kestabilan perkembangan Rusia.
Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.