Jakarta (ANTARA) - Sutradara Park Chan-wook dikabarkan telah ditunjuk sebagai presiden juri untuk perhelatan Festival Film Cannes.

Menurut laporan Yonhap, Kamis (26/2), masuknya Park Chan-wook itu sebuah langkah bersejarah yang menjadikannya sutradara dari Korea Selatan pertama yang memimpin panel bergengsi tersebut.

Pihak penyelenggara perhelatan film bergengsi itu mengumumkan bahwa Park Chan-wook akan memimpin dewan juri kompetisi pada edisi ke-79 festival tersebut, yang dijadwalkan berlangsung pada 12–23 Mei di kota resor Prancis.

Baca juga: Park Chan-wook sebut "No Other Choice" lahir dari perjalanan 20 tahun

“Daya cipta Park, penguasaan visual, dan kecenderungan untuk menangkap berbagai dorongan wanita dan pria dengan takdir aneh telah memberi sinema kontemporer beberapa momen yang benar-benar mengesankan," kata presiden festival Iris Knobloch dan sutradara Thierry Fremaux dalam sebuah pernyataan

“Secara lebih luas, sinema dari sebuah negara yang sangat terlibat dalam pergulatan pertanyaan-pertanyaan zaman kita,” lanjut pernyataan itu.

Menanggapi penunjukan tersebut, Park Chan-wook dilaporkan menyampaikan kegembiraannya dengan mendorong untuk menonton film bersama di bioskop.

Baca juga: Park Chan-wook jadi produser film "War and Revolt" untuk Netflix

“Di era kebencian dan perpecahan timbal balik ini, saya percaya bahwa tindakan sederhana berkumpul di sebuah teater untuk menonton satu film bersama, dengan napas dan detak jantung kita yang selaras, merupakan ekspresi solidaritas yang menyentuh dan universal,” kata Park Chan-wook.

Menurut Korea Times, sejak meraih kesuksesan besar lewat film thriller misteri “Joint Security Area” pada 2000, Park Chan-wook memantapkan dirinya sebagai salah satu tokoh utama dalam sinema global melalui gaya penceritaan yang khas serta eksplorasi tema balas dendam dan sifat manusia.

Park Chan-wook meraih pengakuan internasional luas melalui trilogi balas dendamnya yang terdiri atas “Sympathy for Mr. Vengeance” (2002), “Oldboy,” dan “Lady Vengeance” (2005).

Baca juga: Sutradara "Decision to Leave" akan hadiri Golden Globe 2023

Kariernya juga mencakup produksi Hollywood “Stoker” (2013) serta thriller psikologis tahun 2016 “The Handmaiden,” yang sukses secara kritik maupun komersial di seluruh dunia.

Park merupakan figur tetap di Festival Film Cannes dan telah memenangkan sejumlah penghargaan utama.

Sebelumnya, Park Chan-wook pertama kali meraih ketenaran internasional di Cannes pada 2004 ketika “Oldboy” memenangkan Grand Prix.

Park Chan-wook kemudian menerima Jury Prize untuk “Thirst” pada 2009 dan dianugerahi Sutradara Terbaik untuk “Decision to Leave” pada 2022. Film terbarunya, “No Other Choice,” dirilis pada 2025 dan juga mendapat pujian kritikus.

Adapun Park Chan-wook akan menggantikan aktris Prancis Juliette Binoche sebagai presiden juri.

Baca juga: Korea Selatan rayakan penghargaan sutradara dan aktor di Cannes

Baca juga: Park Chan-wook main film lagi lewat "Decision to Leave"

Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.