Jakarta (ANTARA) - Google meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) pembuat gambar terbarunya bernama Nano Banana 2 yang ditenagai oleh Gemini 3.1 Flash Image.
Dilansir dari Engadget pada Jumat, Google menyatakan Nano Banana 2 membawa kemampuan, pengetahuan, dan daya nalar yang sebelumnya dimiliki Nano Banana Pro, namun dengan kecepatan pemrosesan yang jauh lebih tinggi.
Model ini diklaim mampu menyelesaikan tugas pengeditan dan menghasilkan berbagai variasi gambar hanya dari satu teks perintah (prompt) dalam waktu singkat.
Baca juga: Google ingin integrasikan Nano Banana ke aplikasi Maps
Dengan kehadiran Nano Banana 2, akses terhadap sejumlah fitur yang sebelumnya eksklusif untuk Nano Banana Pro kini diperluas ke lebih banyak pengguna.
Salah satu kemampuannya adalah menarik informasi dan gambar secara real-time dari hasil pencarian web untuk membuat infografis maupun diagram.
Model ini juga mendukung pembuatan teks langsung pada gambar, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan materi pemasaran hingga kartu ucapan.
Baca juga: Pengguna Nano Banana di Indonesia hasilkan 18 juta gambar per hari
Google menyebut Nano Banana 2 mampu mempertahankan kemiripan karakter hingga lima karakter dalam satu alur kerja. Fitur tersebut dinilai bermanfaat bagi pengguna yang membuat storyboard atau cerita visual.
Selain itu, model ini diklaim dapat mengikuti instruksi yang presisi untuk permintaan kompleks serta menghasilkan gambar dengan resolusi hingga 4K, dengan tekstur lebih kaya dan detail lebih tajam dibanding pendahulunya.
Baca juga: Penggunaan Nano Banana untuk buat gambar secara gratis dibatasi
Sebelumnya, Nano Banana Pro telah dikenal mampu menghasilkan gambar yang sangat realistis hingga sulit dibedakan dari foto asli. Tingginya permintaan bahkan membuat Google membatasi penggunaannya.
Adapun Nano Banana 2 akan menggantikan Nano Banana Pro sebagai model utama di aplikasi Gemini. Meski demikian, pelanggan Google AI Pro dan Ultra tetap dapat mengakses Nano Banana Pro untuk kebutuhan khusus.
Model baru ini juga akan menjadi model bawaan dalam fitur AI Mode di Search dan Lens, serta digunakan di studio kreatif berbasis AI milik Google, Flow AI.
Baca juga: Google Search di Indonesia kini dilengkapi fitur Nano Banana
Baca juga: Gemini jadi aplikasi populer berkat fitur edit gambar Nano Banana
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.