Jakarta (ANTARA) - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menghadirkan program Office Education Visit Campaign dengan membuka layanan konsultasi investasi gratis bagi nasabah baru dan existing di sejumlah kantor cabang, mulai akhir Februari hingga awal Maret 2026, guna membantu masyarakat memulai perencanaan finansial secara lebih terarah.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman pertama yang nyaman bagi nasabah. Datang ke cabang bukan berarti langsung bertransaksi, tetapi berdiskusi, menyampaikan rencana, dan mendapatkan arahan yang jelas tanpa batas waktu konsultasi,” ujar Head of Retail Business Prisa Ngadianto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Ilustrasi poster Mirae Asset Sekuritas. (ANTARA/HO-Mirae Sekuritas)

Ia mengatakan banyak masyarakat sebenarnya telah memiliki rencana finansial, namun kerap menunda eksekusi karena merasa bingung menentukan langkah awal investasi. Melalui pendekatan konsultatif, perusahaan ingin menurunkan hambatan awal agar calon investor lebih percaya diri mengambil keputusan.

Rangkaian kegiatan dimulai pada 27 Februari 2026 di Bali dengan menghadirkan orator dari KIM Indonesia. Kegiatan berlanjut pada 28 Februari 2026 di Lebak Bulus bersama Insight Investment Management, serta pada 3 Maret 2026 di Semarang dengan pembicara dari Sucor Asset Management.

Dalam setiap sesi, nasabah dapat mengikuti diskusi pasar terkini sekaligus berkonsultasi langsung dengan Investment Specialist Mirae Asset Sekuritas.

Perusahaan menilai momentum awal tahun menjadi waktu tepat untuk mengevaluasi penggunaan dana agar tidak hanya habis untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mendukung tujuan finansial jangka panjang.

Melalui program ini, Mirae Asset Sekuritas berharap semakin banyak masyarakat berani memulai investasi dengan strategi yang sesuai profil risiko dan tujuan masing-masing, didampingi panduan sejak langkah pertama.

Baca juga: AllianzGI: Pasar obligasi RI tetap menarik dalam ketidakpastian global

Baca juga: Cermati Invest dukung kemandirian finansial lewat edukasi keuangan

Baca juga: IFG: Kenaikan limit investasi dapen-asuransi perlu mitigasi risiko

Pewarta: Ida Nurcahyani/Niswah Qintara Rahmani
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.