Jakarta (ANTARA) - Pebasket asing Dewa United Banten Donell Cooper menjelma sebagai raja assist atau pengumpan pada paruh pertama musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.

Berdasarkan statistik IBL, Jumat, guard asing itu membukukan rata-rata 11,6 assist per laga (apg) dalam 10 laga musim ini, alias tertinggi di antara seluruh pemain hingga jeda kompetisi.

Kehadiran Cooper di IBL musim ini langsung memberi dampak signifikan untuk klub.

Pemain yang akrab disapa DJ Cooper tersebut sebelumnya telah dikenal luas sebagai "Raja Assist" di berbagai kompetisi internasional.

Reputasi itu kini terbukti di Indonesia, seiring konsistensinya mengalirkan bola dan menghidupkan permainan tim.

Sepanjang paruh musim pertama, Cooper juga mencatatkan enam kali double-double untuk perolehan poin dan assist, serta satu kali double-double dari torehan rebound dan assist.

Catatan assist tertingginya dalam satu pertandingan mencapai 15 assist, sehingga menunjukkan perannya yang dominan sebagai motor serangan tim juara IBL 2025 itu.

Baca juga: Kentrell Barkley kuasai klasemen rebound IBL 2026 usai cedera panjang

Rata-rata umpan oleh Cooper juga terpaut cukup jauh dibandingkan para pesaing terdekatnya.

Di posisi kedua terdapat Kenyon Joseph Buffen dari RANS Simba Bogor dengan 8,1 apg.

Sementara, Amorie Archibald bersama Pelita Jaya Jakarta menorehkan 7,5 apg.

Peringkat berikutnya diisi Antoni Erga dari Bogor Hornbills dengan rata-rata 6,3 apg, serta Yudha Saputera yang membela Satria Muda Pertamina Bandung dengan 6,1 apg.

Melalui selisih yang cukup lebar, pencapaian Cooper diprediksi sulit dikejar apabila dia mampu menjaga konsistensi permainan hingga akhir musim.

Kemampuannya membaca pergerakan rekan setim, dikombinasikan dengan visi permainan yang tajam, menjadikan Cooper figur sentral dalam persaingan gelar top assist hingga akhir musim.

Jika tren positif tersebut berlanjut, Donell Cooper berpeluang besar mengunci status sebagai raja assist pertama musim IBL 2026, sekaligus membawa Dewa United Banten melangkah lebih jauh dalam perburuan prestasi.

Paruh musim kedua dimulai pada Rabu (4/3), performa pebasket itu kembali diuji untuk membantu tim bersaing di IBL, serta Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026.

Baca juga: AJ Bramah tersubur sepanjang paruh pertama IBL 2026

Baca juga: Jeda 10 hari, jadwal pekan kedelapan IBL 2026 dimulai 4 Maret

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.