Nanti kita siapkan pompa di titik-titik yang selama ini kita kenal memang di situ terjadi banjir

Karawang, Jawa Barat (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, pihaknya menyiapkan pompa dalam rangka mengantisipasi genangan air banjir di sepanjang jalur Pantura pada mudik Lebaran 2026.

"Nanti kita siapkan pompa di titik-titik yang selama ini kita kenal memang di situ terjadi banjir," ujar Dody di Karawang, Jawa Barat, Sabtu.

Dirinya juga mengatakan bahwa mulai tahun ini dibuat posko bersama antara balai jalan dan balai air Kementerian PU.

"Mulai tahun ini kita buat posko bersama antara balai jalan dan balai air, terus kemudian tim juga akan bersiaga di situ. Ada pompa segala macam, ada geo-bag dan semua bahan-bahan banjiran di posko itu," katanya.

Dengan demikian, lanjutnya, manakala terjadi hujan deras kemudian banjir maka tim di yang bersiaga bisa segera melakukan pengeringan secepatnya dan pergerakan masyarakat pada saat mudik Lebaran tidak tidak terlalu terganggu.

Baca juga: Menteri PU pastikan tidak ada lubang di Pantura barat H-10 Lebaran

Baca juga: Menteri PU target perbaikan jalan nasional di Parung selesai 1-2 bulan

Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) siap mengantisipasi potensi cuaca ekstrem pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti mengatakan, pihaknya mengantisipasi potensi hujan intensitas tinggi, genangan dan longsor di sejumlah titik rawan.

Untuk ruas tol, lanjut Diana, disiagakan posko, Disaster Relief Unit (DRU), alat berat, serta material tanggap darurat.

Sedangkan untuk jalan nasional, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga telah memetakan lokasi rawan longsor, banjir, dan kecelakaan serta menyiapkan mekanisme pelaporan harian kondisi jalan dan lalu lintas selama periode Lebaran.

Koordinasi dilakukan bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dan Kementerian Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas apabila terjadi gangguan.

Apabila terjadi gangguan, respons di lapangan dilakukan dengan cepat sehingga mobilitas masyarakat tetap terjaga.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi sebelumnya meminta semua pihak mengantisipasi cuaca ekstrem selama Angkutan Lebaran 2026.

Ia mengatakan dengan adanya kondisi cuaca ekstrem semua pihak pun harus mengantisipasi terutama selama Angkutan Lebaran 2026.

Baca juga: Wamen PU: Sekolah Rakyat Tahap II ditargetkan rampung akhir Juni 2026

Baca juga: Kementerian PU percepat pemulihan jalan pascabencana di Sumatera

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.