Jakarta (ANTARA) - Pembalap muda Indonesia Bintang Pranata Sukma finis podium ketiga setelah melewati dua pembalap pada tikungan terakhir balapan Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) di Chang International Cirkuit, Buriram, Thailand, Sabtu.
Bintang, Resky Yusuf Hermawan (22), Muh Badly Ayatullah (13), dan Maulana Malik memiliki motivasi tinggi dalam menaklukkan para pembalap lain di putaran awal IM4AC.
Hasil sesi kualifikasi membuat Bintang start dari posisi kelima, Resky keempat, Badly ke-11 dan Maulana ke-14.
Pada lima lap pertama, Bintang, Resky dan Badly mampu bersaing di posisi podium, namun posisi terus berubah
Mereka bertahan dengan melakukan manajemen ban dan fokus terhadap strategi yang akan dieksekusi.
Motivasi para pembalap semakin tinggi pada lap terakhir, tak terkecuali Bintang dan Resky yang berada di 10 besar.
Keduanya terus memacu NSF250R, berusaha menyelinap di antara pembalap rival demi posisi depan.
Baca juga: Yamaha Indonesia mengincar capaian tinggi dalam pembinaan pembalap
Pada tikungan akhir, fokus pembalap dalam mengerem pun diuji. Bintang yang berada di posisi lima, mendapatkan momentum untuk menusuk masuk melewati dua pembalap di depannya dan melakukan cornering yang mulus.
Manuver yang berani dan penuh perhitungan itu mengantarkan Bintang menyelesaikan balapan di posisi ketiga mengikuti dua pembalap Jepang di arena podium.
"Alhamdulillah, saya bisa mendapatkan podium di race pertama Moto4 Asia Cup," kata Bintang.
Dia menilai persaingan dalam balapan berlangsung ketat yang membuat dia beberapa kali hampir kehilangan posisi podium.
"Besok saya akan mencoba lagi untuk memperebutkan posisi satu. Mohon dukungan doa," katanya.
Sementara itu, Maulana yang finis di posisi terendah, menegaskan telah mengikuti ritme pembalap lain dan berada di 10 besar pada awal lap.
Baca juga: AHM siapkan 10 pembalap muda mengaspal di lintasan dunia
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.