Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan mengatakan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Jakarta Selatan (Jaksel) didominasi dari daerah penyangga Jakarta karena merupakan perbatasan antarkota.

"Jakarta Selatan merupakan wilayah perbatasan dengan sejumlah daerah penyangga, seperti Tangerang, Depok, dan Bekasi sehingga mobilitas PPKS cukup tinggi," kata Kepala Sudinsos Jakarta Selatan Bernard Tambunan saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Dia menyebutkan dalam penjangkauan di titik-titik rawan, pihaknya melakukan pendekatan berupa imbauan dan asesmen untuk mengetahui latar belakang setiap individu, termasuk keberadaan keluarga di Jakarta atau merupakan pendatang.

Jika hasil asesmen menunjukkan yang bersangkutan terlantar dan membutuhkan penanganan lebih lanjut, maka Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan merujuknya ke panti sosial untuk pembinaan.

Terlebih, kata Bernard, peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadhan dan Lebaran kerap diikuti bertambahnya PPKS di ruang-ruang publik sehingga pengawasan dilakukan secara lebih intensif pada periode tersebut.

"Biasanya, Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) meningkat menjelang bulan suci Ramadhan hingga arus mudik dan Lebaran," ucap Bernard.

Baca juga: Sudinsos Jaksel amankan 16 PPKS pada awal Ramadhan

Dalam keterangannya dia juga mengungkapkan jumlah PPKS di Jaksel bersifat fluktuatif dan tidak dapat dipastikan naik atau turun setiap bulan.

“Kalau per bulan, kadang ramai, kadang tidak. Tapi yang perlu kita antisipasi itu menjelang Ramadhan, saat Lebaran, dan setelah arus mudik,” tutur Bernard.

Sementara itu, Sudinsos Jakarta Selatan telah mengamankan 16 PPKS selama periode awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Dari total 16 orang yang terjaring, kelompok gelandangan dan pengemis mendominasi hasil penjangkauan tersebut dengan masing-masing berjumlah lima orang. Selain itu, petugas juga mengamankan tiga orang dalam kategori terlantar, satu orang dengan disabilitas mental, satu orang lanjut usia (lansia) terlantar, dan satu orang kategori non-PPKS.

Jika dibandingkan dengan Ramadhan 2025, angka tersebut masih terlampau jauh, yakni 114 orang pada Maret 2025.

Baca juga: Viral karena kerap tak bayar makan, wanita diduga PPKS diburu Sudinsos Jakbar

Baca juga: Sudinsos Jaksel jangkau 700 PPKS sepanjang 2025

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.