Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri (Wamen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan mendorong penguatan kepemimpinan perempuan untuk mewujudkan ekonomi yang berkeadilan.
"Perempuan kini tidak boleh lagi menunggu. Perempuan harus mengambil langkah strategis untuk memimpin, mendorong ekonomi berkeadilan, serta mewujudkan Indonesia tanpa kekerasan," ujar Veronica Tan dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Hal itu dikatakannya dalam peringatan HUT Ke–80 Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI).
Menurut dia, upaya ini penting karena kebijakan pemerintah hanya akan berjalan efektif jika didukung kolaborasi gerakan masyarakat, termasuk PWKI, sebagai penggerak literasi hukum, inkubator UMKM perempuan berbasis komunitas, penyedia ruang aman bagi korban, serta mitra strategis pemerintah dalam upaya mencegah kekerasan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 menunjukkan bahwa populasi perempuan mencapai sekitar 49,5 persen dari total penduduk Indonesia, sementara penduduk usia produktif (15-64 tahun) mencapai 69 persen dari total penduduk Indonesia.
Baca juga: KemenPPPA dorong pelibatan perempuan kelola perhutanan sosial
Namun, hasil Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024 menunjukkan bahwa 1 dari 4 perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan fisik atau seksual sepanjang hidupnya.
"Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan kondisi darurat sosial sekaligus pelanggaran hak asasi manusia. Banyak perempuan enggan melapor akibat ketergantungan ekonomi, tekanan budaya, rasa takut kehilangan penghidupan, serta keterbatasan akses layanan," kata Veronica Tan.
Oleh karena itu, menurutnya, penanganan kekerasan harus menyentuh akar persoalan, yaitu ketimpangan relasi kuasa, ketergantungan ekonomi, serta norma sosial yang membatasi keberanian korban untuk mencari pertolongan.
Wamen PPPA menegaskan komitmen KemenPPPA untuk terus memperkuat kolaborasi dengan organisasi masyarakat, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan perempuan memiliki akses yang setara terhadap sumber daya, kesempatan kepemimpinan, serta perlindungan yang komprehensif.
Baca juga: Wamen Veronica dorong penguatan peran perempuan bangun desa
Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat terwujudnya lingkungan yang aman, adil, dan inklusif bagi perempuan dan anak di seluruh wilayah Indonesia.
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.