Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar melakukan aksi sosial untuk mempererat solidaritas dengan memberi santunan kepada 1.000 yatim piatu lintas agama dari beberapa yayasan dan panti asuhan.
"Tentu Harmoni Imlek Nusantara sebagai lambang Indonesia yang penuh toleransi, penuh keberagaman, dan penuh persatuan. Apalagi kita merayakan Imlek dan Ramadan secara bersama. Semoga acara seperti ini bisa berlanjut tahun berikutnya,” ujar Irene dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin.
Aksi sosial ini menjadi bagian dari rangkaian Imlek Festival 2026 yang bertepatan dengan momentum Ramadhan.
Wamen Ekraf menambahkan nilai berbagi dan kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam memperkuat keimanan serta mempererat hubungan antarmasyarakat lintas masyarakat.
Dalam sambutannya, Wamen Ekraf Irene juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan festival.
Baca juga: Festival Imlek Nasional berhasil pecahkan rekor dunia
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan acara ini dengan jerih payah dari setiap teman-teman di belakang layar. Hari terakhir Imlek Festival juga menjadi momen untuk kumpul bersama adik-adik lintas agama yang mana kalian menjadi bagian dari generasi untuk Indonesia Emas,” tambah Irene.
Aksi sosial ini juga menjadi sesuatu yang berdampak sosial sekaligus mempererat silaturahmi kepada sesama, katanya.
Adapun 1.000 anak yatim piatu yang datang dari Yayasan Rubath Nurul Alawiyyin, Yayasan Al Kahfi Jakarta Pusat, Yayasan Pondok Kasih Mandiri Jakarta Selatan, Yayasan Pondok Domba, dan beberapa panti asuhan lain.
Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani mengungkapkan, aksi sosial sebagai bagian untuk memupuk solidaritas dan empati.
Baca juga: Buka Parade Imlek Nusantara, Wamenekraf: Cerminan persatuan bangsa
Momentum ini, lanjutnya, menjadi sinergi dan kolaborasi, baik pemerintah, sektor swasta, dan komunitas yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan santunan 1.000 anak yatim dari berbagai agama di bulan suci Ramadan dalam momentum Imlek. Tentunya kegiatan-kegiatan seperti ini harus diperbanyak lagi tahun depan,” ucap Zita Anjani.
Selain penyerahan simbolis Donasi Berbagi Cahaya, acara juga dimeriahkan dengan rangkaian kegiatan sharing motivasi bersama Fahmi Auditya, sharing motivasi dengan Staf Khusus Bidang Kerja Sama Lembaga Non Pemerintah dan Kerjasama Luar Negeri Kemenko Infra Merry Riana, pertunjukan Aniwayang, buka puasa bersama, dan penampilan spesial dari pemeran film Na Willa, serta hiburan anak lainnya
Kementerian Ekraf menegaskan urgensi kepedulian sosial sebagai wujud kenyamanan bersama dalam merayakan Ramadhan dan Imlek secara berbarengan. Program Donasi Berbagi Cahaya turut memberi pesan harmoni lintas agama yang menguatkan solidaritas sosial dan relasi kemanusiaan.
Baca juga: Kemenekraf dan Re-Publik Foto gelar Lomba Zine Imlek Nasional 2026
Baca juga: Harmoni Imlek Nusantara wujudkan akulturasi kekayaan budaya Indonesia
Baca juga: Ekraf x Garena pamerkan gim lokal di Festival Imlek Nasional 2026
Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.