Jakarta (ANTARA) - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam tindakan Amerika Serikat dan Israel yang melancarkan serangan bersenjata ke Iran dan meminta semua pihak untuk menahan diri demi mencegah eskalasi konflik.
"Penggunaan kekerasan terhadap integritas wilayah atau kemerdekaan politik suatu negara tidak bisa dibenarkan. Kami mengecam serangan AS-Israel terhadap Iran yang telah mencederai hukum internasional," kata Wakil Ketua Umum DPP PSI Isyana Bagoes Oka dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Sejalan dengan pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, PSI juga menyerukan semua pihak menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi.
"Eskalasi konflik telah terjadi dan sudah merembet ke negara-negara lain. Tidak ada pilihan, semua pihak harus menahan diri serta mengedepankan dialog dan diplomasi, agar eskalasi konflik tidak makin menjalar ke tempat lain," lanjut Isyana.
Terakhir, PSI mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi mediator dalam proses perdamaian.
"Sesuai amanat di Pembukaan UUD 1945, Indonesia harus ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," tutur Isyana.
Baca juga: MPR RI dorong pemerintah antisipasi dampak gejolak Selat Hormuz
Baca juga: Bahlil ratas di Istana bahas pasokan energi imbas konflik Iran
Baca juga: Konflik Timur Tengah dikhawatir bisa ganggu pelaksanaan ibadah haji
Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.