Almarhum Jenderal Try bukan hanya seorang tokoh militer dan negarawan, tetapi juga sosok panutan yang memiliki dedikasi tinggi terhadap bangsa dan negara,

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengenang sosok Wakil Presiden (Wapres) Ke-6 Try Sutrisno sebagai sosok yang berdedikasi tinggi bagi bangsa dan negara.

"Almarhum Jenderal Try bukan hanya seorang tokoh militer dan negarawan, tetapi juga sosok panutan yang memiliki dedikasi tinggi terhadap bangsa dan negara," kata Amran sebagaimana keterangan di Jakarta, Senin.

Amran menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Wakil Presiden RI ke-6, Try Sutrisno, yang berpulang pada Senin, 2 Maret 2026 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta.

Ia menilai kepemimpinan dan keteladanan almarhum menjadi inspirasi bagi banyak generasi, termasuk dirinya secara pribadi.

Baca juga: Seskab: Jenderal Try Sutrisno sepanjang hidup mengabdi kepada bangsa

“Bangsa ini kehilangan salah satu putra terbaiknya. Saya secara pribadi sangat kehilangan sosok Pak Try yang selama ini menjadi panutan dan kerap memberikan nasihat serta masukan dalam berbagai kesempatan,” ujarnya.

Jenderal Try Sutrisno yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden RI mendampingi Presiden Soeharto pada periode 1993–1998 dikenal luas sebagai figur tegas, berintegritas, dan memiliki komitmen kuat terhadap keutuhan NKRI serta pembangunan nasional.

“Figur yang sangat berpengaruh baik di nasional maupun internasional,” katanya.

Amran berharap nilai-nilai perjuangan, integritas, dan semangat pengabdian yang diwariskan almarhum dapat terus dilanjutkan oleh generasi penerus bangsa.

Baca juga: Sampaikan dukacita, Anwar Ibrahim sebut Try Sutrisno negarawan sejati

“Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, dan memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan,” kata Mentan.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.