Singkawang (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut keberagaman Indonesia merupakan kekuatan utama bangsa saat menghadiri dan menyaksikan langsung Festival Cap Go Meh di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa.
AHY mengaku baru pertama kali menyaksikan secara langsung festival budaya tersebut, yang dikenal sebagai salah satu perayaan Cap Go Meh terbesar di Indonesia.
“Perayaan ini bukan hanya menampilkan budaya dan tradisi yang khas dan unik, tetapi juga benar-benar mengirim pesan kepada siapa pun bahwa keberagaman di Indonesia adalah sebuah kekuatan yang harus dirawat dan dijaga, apa pun suku, agama, etnis, dan ras yang ada di Indonesia,” kata AHY.
Pada puncak perayaan, parade tatung menampilkan 734 peserta, terdiri atas 258 tatung menggunakan tandu, 109 tatung tanpa tandu, 76 miniatur, 15 jelangkung, tiga naga, dua barongsai, serta satu rombongan jalan kaki. Atraksi tersebut menjadi daya tarik utama ribuan warga dan wisatawan yang memadati sepanjang rute pawai di pusat kota.
Menurut AHY, semangat persatuan dan toleransi yang ditunjukkan masyarakat Singkawang menjadi modal sosial penting dalam mendukung pembangunan nasional.
Baca juga: MPR: Cap Go Meh di Singkawang adalah budaya lokal perkaya nasional
“Kita harus bersatu dan mengekspresikan kebersamaan ini untuk kemajuan bersama. Mudah-mudahan dari Singkawang, energi positif ini bisa menyebar ke berbagai penjuru tanah air, bahkan mengirim pesan kepada dunia bahwa kita harus hidup toleran, harmonis, dan menjaga perdamaian. Itu adalah modal sangat penting untuk pembangunan bangsa yang semakin maju ke depan,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar masyarakat Singkawang terus mempertahankan kerukunan antarumat beragama sehingga suasana tetap kondusif dan perayaan budaya dapat terus berlangsung dengan aman dan damai.
Sejumlah wisatawan juga mengaku terkesan dengan kemeriahan dan kekhasan Festival Cap Go Meh Singkawang.
Wisatawan asal Jakarta, Renase, mengaku kagum dengan atraksi tatung yang dinilainya unik dan sarat makna budaya. Ia bahkan telah tiga kali berturut-turut menyaksikan festival tersebut.
“Tahun depan saya datang lagi,” katanya.
Sementara wisatawan lainnya, Elizabeth, yang baru pertama kali menyaksikan Festival Cap Go Meh di Singkawang menyebut perayaan tersebut sangat meriah dan menarik.
“Sangat seru. Saya kagum dengan atraksi tatungnya,” ujarnya.
Baca juga: Menko AHY: Festival CGM kirim pesan harmoni saat ketidakpastian global
Baca juga: Ratusan tatung Singkawang lakukan ritual cuci jalan jelang Cap Go Meh
Pewarta: Narwati
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.