Jakarta (ANTARA) - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, untuk melaporkan kegiatan ibadah malam Nuzulul Quran

Ia menyampaikan pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto hanya untuk membahas rencana kegiatan tersebut. Untuk berdiskusi terkait isu lainnya, Nasaruddin mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih rinci.

"Belum dijelaskan (agendanya). Kita mau melaporkan Nuzulul Quran aja," ujar Nasaruddin.

Namun demikian, belum diputuskan di mana lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Terkait dengan konflik Amerika Serikat-Israel dan Iran, kata Nasaruddin, para ulama belum diajak untuk berdiskusi.

"Belum, kemarin nggak terlibat. Ini hanya untuk melaporkan Nuzulul Quran saja," terangnya.

Baca juga: Menag: Masjid di jalur mudik akan dibuka 24 jam

Sebelumnya, Menag mengatakan masjid-masjid yang berada di jalur mudik akan dibuka 24 jam demi mendukung kelancaran arus mudik, Nyepi, dan Idul Fitri sehingga masyarakat diimbau untuk memanfaatkannya.

Ribuan masjid itu akan difasilitasi pengamanan area ibadah dan parkir, kebersihan toilet dan ketersediaan air wudhu, fasilitas pengisian daya gawai, ruang ibadah yang nyaman, area istirahat, penyediaan air minum dan makanan ringan, serta pusat informasi bagi pemudik.

Nasaruddin menyampaikan tradisi mudik Lebaran setiap tahunnya harus berjalan aman, menyenangkan, dan lancar. Maka, Kemenag harus ambil bagian, selain sebagai pengabdian masyarakat juga menjadi ladang amal saleh.

Menag juga menyoroti kesiapan menghadapi Hari Raya Nyepi di Bali pada 19 Maret 2026. Menag menjelaskan apabila Idul Fitri jatuh pada 20 Maret, takbiran di Bali tetap diperbolehkan, namun dilaksanakan secara terbatas, tanpa pengeras suara, tanpa arak-arakan kendaraan, dan dengan penerangan minimal.

Baca juga: Tarawih di Istiqlal, Menag sebut pentingnya femininitas dalam Ramadhan

Baca juga: Menag ajak ahli ekonomi kolaborasi perkuat tata kelola dana umat

Baca juga: Menag RI doakan kemerdekaan rakyat Palestina

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.