Perkembangan situasi ini harus menjadi perhatian bersama, khususnya dalam memastikan perlindungan jamaah umrah dan calon jamaah haji Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania meminta pemerintah untuk mengantisipasi potensi gangguan penerbangan haji dan umrah, menyusul peningkatan eskalasi konflik di Timur Tengah (Timteng).

"Perkembangan situasi ini harus menjadi perhatian bersama, khususnya dalam memastikan perlindungan jamaah umrah dan calon jamaah haji Indonesia," kata Dini dikutip di Jakarta, Kamis.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur II itu meminta negara benar-benar hadir untuk memastikan jamaah haji dan umrah dari Indonesia yang sedang maupun akan melaksanakan ibadah di Arab Saudi berada dalam kondisi aman serta memperoleh informasi yang jelas, akurat, dan transparan.

Baca juga: Timteng memanas, Wamenhaj: Penyelenggaraan haji masih sesuai rencana

Terkait pemberangkatan jamaah haji Indonesia akan dimulai pada 22 April mendatang, Dini meminta agar kesiapan Kantor Urusan Haji dan seluruh perwakilan Indonesia di Arab Saudi dioptimalkan. Dengan demikian, jamaah dapat memperoleh pendampingan dan respons cepat saat situasi darurat.

Selain itu Dini mengingatkan pengawasan terhadap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) harus diperketat untuk menjamin perlindungan hak-hak jamaah.

Baca juga: Perang Timteng, DPR ingatkan keamanan jamaah umrah mandiri di Saudi

"Persiapan haji tahun ini harus tetap berjalan optimal dengan tetap adaptif terhadap perkembangan global. Kita tidak boleh panik, tetapi juga tidak boleh lengah. Mitigasi risiko harus disiapkan sejak dini agar jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadahnya dengan tenang dan khusyuk," katanya.

Sebelumnya Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menggelar pertemuan bersama sejumlah pemangku kepentingan penyelenggaraan ibadah umrah guna menyikapi dinamika kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada perjalanan umrah dan melahirkan 10 komitmen.

Baca juga: Imbas perang, pemerintah lahirkan 10 komitmen bersama soal umrah

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.