Kami harapkan masyarakat dapat menempati huntara sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini
Nagan Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, menyebutkan realisasi pembangunan 570 hunian sementara (huntara) di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, kabupaten setempat hingga saat ini telah mencapai di atas 70 persen.
“Kami harapkan masyarakat dapat menempati huntara sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini,” kata Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan didampingi Wakil Bupati Raja Sayang kepada wartawan di Nagan Raya, Kamis.
Dia mengatakan pembangunan huntara bagi masyarakat korban bencana alam merupakan kebutuhan dasar yang mendesak, karena huntara merupakan tempat berteduh masyarakat yang telah kehilangan tempat tinggal akibat bencana yang melanda Aceh pada akhir November 2025.
Baca juga: Pemkab Nagan Raya Aceh apresiasi BNPB percepat bangun 674 unit huntara
Bupati Teuku Raja Keumangan menyebutkan pemerintah daerah sangat mendukung pembangunan huntara yang saat ini dilaksanakan oleh BNPB, sehingga penyintas bencana nantinya bisa segera menempati hunian sementara sambil menunggu penyelesaian hunian tetap (huntap) dari pemerintah pusat.
Saat ini sekitar 1.500-an warga di wilayah itu juga masih mengungsi di tenda pengungsian, karena sebagian besar rumah mereka rusak dan hilang akibat bencana alam.
Bupati Teuku Raja Keumangan mengatakan pembangunan ratusan huntara di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, karena kecamatan tersebut menjadi salah satu lokasi titik terparah kerusakan akibat bencana alam.
Baca juga: Pemkab: Huntara mandiri di Nagan Raya akan dibayar Rp20 juta oleh BNPB
Pemkab Nagan Raya menyatakan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana banjir bandang pada akhir November 2025 lalu sebesar Rp1,1 triliun lebih.
Adapun rincian kerusakan akibat bencana alam tersebut yaitu kerusakan permukiman sebesar Rp131 miliar lebih, kerusakan di sektor infrastruktur Rp572,7 miliar lebih, dan kerusakan dampak ekonomi Rp278,8 miliar lebih.
Kemudian di sektor sosial sebesar Rp75,9 miliar lebih, serta kerusakan lintas sektor sebesar Rp39,6 miliar lebih.
Baca juga: Bupati: Pembangunan huntara di Nagan Raya selesai sebelum Ramadhan
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.