Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memprioritaskan perbaikan 16 ruas jalan di daerah tersebut yang difungsikan sebagai jalur alternatif untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon Sunanto di Cirebon, Kamis, mengatakan pekerjaan pemeliharaan rutin ruas jalan kabupaten tersebut dijadwalkan mulai pekan depan.

“Kami menargetkan pekerjaan tersebut selesai sebelum H-7 Idul Fitri, agar bisa dilalui,” katanya.

Ia menjelaskan pemeliharaan dilakukan pada seluruh ruas jalan kabupaten dengan prioritas titik-titik, yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan selama periode Lebaran 2026.

Baca juga: Progres jalan Semarang-Godong capai 75 persen

Menurut dia, ruas alternatif diprioritaskan karena kerap dimanfaatkan pemudik saat terjadi kepadatan di jalur utama yang melintasi Kabupaten Cirebon.

Ia mencontohkan jalur alternatif yang diperbaiki terletak di wilayah timur Cirebon, seperti ruas Kanci-Sindanglaut, Pabuaran, Ciawigajah, Gebangilir-Waled, hingga Jatiseeng-Pabuaran.

“Kabupaten Cirebon merupakan salah satu daerah lintasan utama pemudik saat Idul Fitri, sehingga kondisi infrastruktur jalan perlu dipastikan dalam keadaan mantap,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman menyampaikan total panjang jalan di Kabupaten Cirebon mencapai sekitar 1.240 kilometer sehingga penanganannya dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.